MAKALE, UJUNGJARI.COM –Puluhan aktivis Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Toraja, Kamis (4/2) melakukan aksi demo di DPRD Tana Toraja. Mereka mempersoalkan anggaran penanganan Covid-19 yang nilainya fantastis Rp74 miliar.
Aksi ini mendapat pengawalan ketat dari aparat Kepolisian dipimpin Kasat Sabhara Polres Tana Toraja AKP Gunarni Munda.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
PMKRI menyangsikan pengelolaan anggaran sebesar Rp74 miliar yang dianggap berbanding terbalik tingginya cluster baru Covid-19 yang sudah mengkhawatirkan. Bahkan terus menelan korban jiwa. PMKRI menuntut anggota DPRD Tana Toraja mundur dari jabatannya.
Aksi PMKRI mengusung beberapa poster menyindir para wakil rakyat bertuliskan “DPRD dobel job plus bodoh” lantaran ditengarai tak lagi menjalankan fungsi kontrol dan pengawasan, sebab diduga turut menikmati aliran dana Covid-19.
“Mendingan mundur saja,” tegas Demianus, Presidium PMKRI Cabang Toraja dalam orasinya.
Menurut Demianus bukti keterlibatan
anggota DPRD didasari SK Bupati No 73/lll/tahun 2020 kesiapsiagaan dan Penanganan Penyebaran Covid-19 di Tana Toraja dan SK Bupati Tana Toraja No 206/IV/Tahun 2020 pembentukan Tim Monitoring dan Evaluasi Kesiapsiagaan Penanganan Penyebaran Covid-19.
Lebih mengecewakan lagi SK tersebut sudah sarat maladministrasi tapi anggota DPRD malah bungkam.
Ketua DPRD Tana Toraja Welem Sambolangi, didampingi Kristian H.P.Lambe, dan Randan Sampetoding, menerima aspirasi PMKRI diruang lobi tegaskan anggota dewan laksanakan tugas dan fungsinya tidak terikat dengan SK Bupati.
Menurut Welem, dewan sudah melakukan fungsi pengawasannya meminta penjelasan kepada Satgas transparan penggunaan anggaran Covid-19.
Demikian pula anggota dewan sudah turun lapangan di dapilnya melakukan pengawasan untuk mengetahui fenomena di lapangan. Bahkan dengan sukarela berikan bantuan kepada masyarakat sebab disadari sedang dalam kondisi darurat.
“Tuntutan PMKRI anggota dewan mundur. Tidak ada masalah setelah ada perintah dari partai sesuai mekanisme,” tutup Welem. (agus)