GOWA, UJUNGJARI.COM — Sebanyak 65 ton atau 30 persen sampah diangkut petugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gowa pada hari lebaran atau tepat H+1 Hari Raya Idul Fitri di ibukota Kabupaten Gowa.

Hal ini dikatakan Kadis DLH Gowa Azhari Azis kepada ujungjari.com saat dihubungi Rabu (2/4) siang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan Azhari, 65 ton sampah di hari lebaran ini lebih tinggi dibanding sehari sebelum lebaran atau H-1. Pada H-1 ini juga terjadi peningkatan dari H-3 dan H-2 yakni naik 20 persen atau 43,2 ton dari jumlah sampah yang biasanya dibawa ke TPA (tempat pembuangan akhir) yang jumlahnya secara normal kurang lebih 216 ton per hari.

ANGKUT. Saat petugas kebersihan mengangkut sampah di salah satu titik TPS dalam kota Gowa. (foto/ist)

“Namun pada hari H atau hari lebaran terjadi peningkatan lagi sebesar 25 persen atau sekitar 54 ton sementara pada H+1 lebaran naik lagi menjadi sebesar 30 persen atau sekitar 65 ton sampah yang dihasilkan.
Dengan peningkatan jumlah sampah pada H-1 hingga H+1 lebaran, maka jumlah ritase pengangkutan bertambah menjadi tiga ritase per hari. Dan hingga H+3 lebaran ini penangangan sampah kembali normal,” jelas Azhari.

Kadis LH Gowa ini mengaku sejak Bupati Gowa Husniah Talenrang bersama Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin mengelontorkan program Gowa Bersama yang didalamnya memuat poin Gowa Bersih, maka pihaknya terus menerus menggencarkan aksi bersih.

Aksi bersih bukan hanya dilakukan oleh para petugas kebersihan yang menjadi tugas unit kerjanya tapi juga seluruh elemen masyarakat ikut berpartisipasi didalam gerakan Gowa Bersih tersebut.

“Setiap hari kami melakukan pembersihan bukan hanya pada saat ramadan dan lebaran kemarin tapi setiap hari selama program 100 hari Pemerintah Kabupaten Gowa berjalan. Namun perlu kami tegaskan bahwa tugas kami bukan hanya semata pada program tersebut, tapi sebagai tugas utama kami, setiap hari hingga seterusnya kami akan selalu menjalankan tugas sebagaimana tupoksi kami yang utama,” kata Kadis LH Gowa. –