GOWA, UJUNGJARI.COM — Tim Monitoring Capaian Kinerja Program Koordinasi dan Supervisi Pencegahan Korupsi (Korsupgah) KPK RI melakukan evaluasi dan monitoring hasil dari upaya Pemkab Gowa melakukan cegah tipikor dalam aktivitas kegiatan program Pemkab Gowa tahun 2024.

Kunjungan Tim Kosupgah KPK RI ini disambut hangat Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan bersama Pj Sekretaris Kabupaten Gowa Abdul Karim Dania dan para pimpinan SKPD lingkup Pemkab Gowa di Baruga Karaeng Pattingaloang Pemkab Gowa, Kamis (18/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan itu, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengakui jika kehadiran Tim Korsupgah KPK RI di Gowa akan sangat membantu mencegah aparat di Gowa melakukan tindakan korupsi.

“Hadirnya KPK RI akan memberikan arahan terkait kegiatan yang dilakukan di tahun 2024 bahkan 2025 mendatang agar tidak terjadi penyimpangan. Kami sangat mengapresiasi yang setinggi-tingginya kehadiran Tim Korsupgah ini karena itu juga sekaligus mengevaluasi program Pemerintah Kabupaten Gowa tahun 2023 terkait delapan area intervensi, dan kami merasa ini sebagai bentuk dukungan KPK dalam melakukan pencegahan tindak pidana korupsi (Tipikor) pada penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Gowa melalui perbaikan sistem,” jelas Bupati Gowa.

Dikatakan Adnan, berbagai upaya telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Gowa untuk melakukan pencegahan korupsi, mulai dari melakukan reformasi birokrasi, penataan kelembagaan dan sumber daya aparatur, hingga membangun budaya anti korupsi di sektor-sektor pelayanan publik.

“Sebagai salah satu bentuk komitmen dan upaya pencegahan korupsi, telah banyak program yang ditunjukkan ke arah perbaikan pelayanan publik seperti perencanaan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Dan Melayani (WBBM),” kata Adnan.

Dikatakannya, sejauh ini Pemkab Gowa terus mewujudkan pelayanan publik yang menjamin kesederhanaan proses pelayanan serta biaya dan waktu.

Langkah awal yang dilakukan pemerintah kabupaten sejak 2022 sampai saat ini adalah mendirikan pos pelayanan publik di kecamatan-kecamatan dataran tinggi dan disatukan di kantor-kantor camat. Tujuannya adalah untuk memudahkan masyarakat dataran tinggi mengurus keperluannya di kantor pelayanan publik yang ada di kecamatannya.

“Jadi masyarakat dataran tinggi tidak harus ke Sungguminasa lagi, cukup mendapatkan pelayanan di kantor kecamatan masing-masing. Ini cara konkrit yang dilakukan pemerintah kabupaten untuk dapat memberikan pelayanan publik yang dapat diakses secara mudah, profesional dan sederhana, yang diharapkan dapat mewujudkan percepatan reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan publik,” paparnya.

Diakui Adnan, program pemberantasan korupsi terintegrasi yang dijalankan oleh KPK merupakan langkah yang sangat relevan dengan misi Pemerintah Kabupaten Gowa yakni terus meningkatkan penyelenggaraan pemerintahan yang baik bersih dan demokratis.

“Diharapkan pertemuan ini bisa menjadi sarana dan memperkuat kerjasama dengan KPK dalam proses pemberantasan korupsi di Kabupaten Gowa, serta apa yang telah dicapai dalam tindak lanjut rencana aksi pencegahan korupsi dapat dilanjutkan bahkan ditingkatkan agar lebih baik lagi pada tahun yang akan datang, ” kata Bupati Gowa.

Kepala Satgas Koorsup Wilayah IV KPK RI Tri Budi Rachmanto mengatakan tujuan tim berkunjung ke Kabupaten Gowa untuk melaksanakan monitoring dan evaluasi program pencegahan korupsi terintegrasi tahun 2024 di lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa.

“Jadi kita ingin melihat gambaran utuh di pelayanan publik karena itu erat kaitannya dengan tindak pidana korupsi begitupun arah kebijakan publik juga etalasenya pemerintah daerah sehingga kami ingin ini bagian yang tidak terpisahkan dari pencegahan,” kata Tri.

Ia pun meminta komitmen seluruh SKPD agar mampu melaksanakan pengawasan kegiatan dengan baik tanpa harus dibebankan kepada Inspektorat khususnya yang membawahi delapan area intervensi KPK yakni perencanaan, penganggaran, pengadaan barang dan jasa, pelayanan publik, pengawasan APIP, manajemen ASN, pengelolaan BMD dan optimalisasi pajak.

“Semua membutuhkan komitmen agar capaian MCP Kabupaten Gowa dapat meningkat dibandingkan tahun 2023 lalu,” kata Tri dihadapan Pj Sekretaris Kabupaten Gowa Abdul Karim Dania dan seluruh pimpinan SKPD lingkup Pemkab Gowa. –