GOWA, UJUNGJARI.COM — Kompetisi 425 pemain kategori binaan di event PBSI Gowa Open 2024 telah berakhir Jum’at (28/6) sekira pukul 17.30 Wita.

Dari 425 orang anak rerata usia 6-17 tahun dan mengisi 14 kelas tanding itu semuanya telah menyelesaikan tugas tandingnya pada Jum’at sore kemarin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ratusan anak dari berbagai klub baik dari dalam maupun luar Sulawesi tergerus sejak awal turnamen hingga memasuki babak semi final dan final. Satu persatu pasangan ganda dan tunggal gugur saat tanding dalam hitungan menit. Dan pada final yang berlangsung Jum’at pagi hingga sore tersisa 12 pasangan atlet berlaga di kelas ganda dan 39 anak di kelas tunggal.

Mereka yang juara di kelas ganda remaja campuran adalah Makhatier M/Sabrina L dari Pasific Sport Centre Polman/Karsa Mandiri Makassar (juara 1), Amirah FK/Ian RA dari Jayabaya Pangkep/Bintang Masakini Makassar (juara 2), dan juara 3 bersama adalah Muh Aflah A/Naura KA dari Karsa Mandiri Makassar dan Avello MR/Resti FI dari Avanti Makassar/Champion Kudus.

Pada kelas ganda remaja putra yakni Ahmad Fahri F/Syekhan Dzaki dari Mandiri Sidrap/ Sipakairo Parepare (juara 1), Muh Zaky A/Qifari dari Mutiara Manakarra Mamuju/Mario Majene (juara 2), dan juara 3 bersama adalah Farid AY/Muh Fauzan AT dari Sipakairo Parepare/Adhiguna Maharewa Gowa dan Makhatier M/Muh Farid dari Pasific Sport Centre Polman.

Pada kelas taruna remaja putri adalah Sabrina L dari Karsa Mandari Makassar (juara 1), Divania EIK dari Bintang Sport Centre (juara 2), Isfah DA dari Jaya Raya Solo dan Resty FI dari Champion Kudus (juara 3). Kelas taruna remaja putra adalah Abdul Sabqi A dari Exist Badminton Club (juara 1), Andi Ikram A dari Karsa Mandiri Makassar (juara 2), Farid AY dan Syakhan Dzaki dari Siapairo Parepare (juara 3).

Untuk kelas ganda pemula putra adalah Arsalan Nawfal/M Zulfaihza M dari Adhiguna Maharewa Gowa/Exist BC (juara 1), Fariz A/Repandri S dari Yanti Jaya Makassar/AKLI BC Parepare (juara 2), M Rayyan R/M Deny S dari Sonata dan Fakhri Al/Imtiyaas H dari Champion Makassar (juara 3).

Kelas taruna pemula putri adalah Amirah FK dari Jayabaya Pangkep (juara 1), A Annisah NI dari Yanti Jaya Makassar (juara 2), Catrine NI dari Champion Kudus dan Aisya SH darinTiga Berlian Makassar (juara 3).

Kelas taruna pemula putra adalah Repandri S dari AKLI BC Parepare (juara 1), Muh Zulfaihza M dari Exist BC (juara 2), Muh Rayyan R dari Sonata dan Muh Rifqi M dari Mario Majene (juara 3).

Untuk kelas tunggal anak-anak putri diraih oleh Juanita A dari Tiga Berlian Makassar (juara 1), Adibah Z dari Adhiguna Maharewa Gowa (juara 2), Nur Ghina SI dari Adhiguna Maharewa Gowa dan Andi Afika SA dari Champion Makassar (juara 3). Kelas tunggal anak-anak putra yakni Ahmad H dari Champion Kudus (juara 1), Zhafran ZZ dari Yanti Jaya Makassar (juara 2), Akhsan M dari Fila Watch Makassar dan Muh Arsyil M dari Manuntung Raya (juara 3).

Kelas tunggal usia dini putri diraih Joylyn P dari Central (juara 1), Jowidya MD dari Adhiguna Maharewa Gowa (juara 2), Alya A dari Prima Lestari Wajo dan Nurhidayah dari Yanti Jaya (juara 3). Pada tunggal usia dini putra yakni Muh Abidzar A dari Terpadu Balikpapan (juara 1), Athaya KR dari Yanti Jaya (juara 2), Dhafa RDH dari Champion Makassar dan Kean AYW dari Tiga Berlian Makassar (juara 3).

Pada kelas tunggal pra usia dini putra diraih oleh Zayn AR dari Sonata (juara 1) dan Muh Raiyan dari Adhiguna Maharewa Gowa (juara 3). Kelas tunggal taruna putra diraih Satria MA dari Adhiguna Maharewa Gowa (juara 1), Muh Destyan S dari Nirwana Yunior Makassar (juara 2), Dede IO dan Muh Saiful dari Jayabaya Pangkep (juara 3).

Salah satu atlet peraih juara yakni Amirah Farah Karlin dari Jayabaya Pangkep yang juara 1 pada kelas tunggal pemula putri mengaku sangat bahagia dan bangga sebab mampu juara 1 di event PBSI Gowa Open 2024 ini.

Amirah pun berterimakasih atas doa dan dorongan kedua orangtuanya serta bimbingan dari pelatihnya Muh Arsyad begitu menguatkan dirinya yang memiliki kemampuan fisik dan mental baik di setiap kompetisi yang diikutinya.

Gadis berusia 14 dan masih duduk dibangku SMP Pangkep ini mengidolakan atlet bulutangkis Jepang Akane Yamaguchi. Amirah pun berharap kompetisi yang telah diikutinya menempa dirinya lebih kuat strategi dan skill dalam bermain. Ia pun bercita-cita bisa masuk timnas bulutangkis.

“Sudah banyak kompetisi saya ikuti. Saya mulai main bulutangkis sejak kecil. Semoga ke depan saya bisa memperkuat Sulsel maupun Indonesia, ” kata gadis berambut cepak ini.

Sementara Ketua PBSI Gowa Muh Natsir Maudu usai menyerahkan medali dan hadiah kepada para juara berharap kedepan anak-anak binaan bulutangkis bisa berprestasi lebih besar lagi.

“Melalui turnamen inilah kita bisa melihat sejauhmana perkembangan prestasi mereka. Karena itu semakin banyak mereka mengikuti event semakin besar peluang mereka meningkatkan prestasinya, ” kata Natsir.

Ditanya tantangan Kemenpora RI yang berharap PBSI kabupaten kota dan provinsi lebih aktif melakukan kompetisi menurut Natsir, khusus PBSI Gowa hampir setiap tahun melakukan turnamen pembinaan.

Namun kata Natsir, turnamen PBSI Gowa sempat terhenti empat tahunan gegara covid melanda.

“Iya turnamen kita selalu dilakukan namun sempat terhenti saat ada covid. Insya Allah ke depan kita lakukan setiap tahun bahkan kita akan agenda dua kali setahun, ” kata Natsir.

Sebelumnya, PBSI Gowa Open 2024 yang digelar mulai 24 Juni kemarin dipadati pendaftar baik dari kelas binaan maupun dewasa. Pada registrasi panitia, tercatat 1.003 pebulutangkis yang mendaftar meliputi anak-anak, remaja dan dewasa.

Para pendaftar khususnya kategori binaan berasal dari klub-klub bulutangkis baik dalam Kabupaten Gowa, luar Gowa (kabupaten se Sulsel) hingga klub-klub asal luar Sulawesi Selatan bahkan dari Jakarta, Solo, Jawa Tengah, Kalimantan, Gorontalo dan sebagainya.

Dalam turnamen ini tercatat 1.003 pemain yang mendaftar dan 748 pasangan pemain diantaranya terbagi dua kategori yakni kategori binaan dan dewasa. Turnamen ini berlangsung hingga 30 Juni (untuk kategori dewasa) sementara untuk kategori binaan sudah selesai pada 28 Juni sore. –