Site icon Ujung Jari

Bawaslu Diminta Ciptakan Keterbukaan Informasi

GOWA, UJUNGJARI.COM — Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) diminta dapat menciptakan keterbukaan informasi untuk masyarakat. Hal itu diharapkan terwujud agar dikemudian hari dalam pelaksanaan pesta demokrasi tidak terjadi mis-informasi dalam pelayanan informasi di lembaga Bawaslu.

“Konsolidasi data dan informasi dari Bawaslu kabupaten sampai ke jajaran Adhoc penting dilakukan untuk menghindari mis-informasi dalam peningkatan pelayanan informasi di Lembaga Bawaslu,” kata Alamsyah, anggota Bawaslu Sulsel yang hadir dalam Bimtek Tata Kelola Data dan Informasi bagi jajaran Sekretariat Bawaslu Gowa, Jum’at (27/10/2023) di kantor Bawaslu Gowa di Kelurahan Tombolo, Kecamatan Somba Opu.

Dalam kesempatan Bimtek tersebut, Alamsyah mengatakan Bawaslu Gowa harus terus mengasah dan meningkatkan sumber daya manusia (SDM) menghadapi pelaksanaan Pemilu serentak pada 2024 mendatang.

Alamsyah meminta, pengelolaan data dan informasi yang dimiliki Bawaslu mulai dari tingkat kabupaten sampai ke jajaran Adhoc harus terintegrasi dengan baik agar tercipta optimalisasi keterbukaan informasi.

Dalam Bimtek yang turut dihadiri komisioner Bawaslu Gowa Juanto dan Muhtar Muis serta para Kasubag Bawaslu Gowa, Hatta Adam Fattah dan Abd Basit.

Terkait kegiatan ini, Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Bawaslu Gowa Yusnaeni mengatakan pihaknya terus berupaya untuk menyediakan informasi yang akurat untuk menjawab kebutuhan informasi terkait tugas-tugas pengawasan Pemilu.

“Kami terus berupaya melakukan tata kelola data yang baik sehingga mewujudkan keterbukaan infomasi sebagaimana slogan Bawaslu yakni ‘Bawaslu Terbuka Pemilu Terpercaya,” kata Yusnaeni.-

Exit mobile version