BARRU, UJUNGJARI–Bupati Barru Suardi Saleh, saat menghadiri Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 H yang digelar KKG dan MGMP PAI di Aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Barru, Sabtu (21/10) menitipkan pesan persaudaraan.

Peringatan Maulid dilaksanakan Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (MGMP PAI) Kabupaten Barru

Dalam sambutannya, Bupati Barru mengajak para guru agama Islam menjadikan tujuan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW agar menjadi suri teladan dan kepemimpinan mulia Nabi Muhammad bisa terus menginspirasi umat Islam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati berharap, Peringatan Maulid Nabi dijadikan sarana untuk memupuk rasa persaudaraan dan persatuan serta saling menguatkan tali silaturrahim.

Lebih lanjut Bupati Barru mengatakan bahwa beberapa maulid yang dihadiri kondisinya seperti ditempat ini dimana yang mendominasi adalah perempuan.

“Alhamdulillah saya liat semangat antusias warga untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW meski kebanyakan kaum hawa,” ucap Suardi.

Bupati Barru menyebutkan, menurut Angre Gurutta Prof H.M Faried Wajedy kalau kita tarik sejarah kebelakang perempuanlah harus berterima kasih kepada Rasulullah SAW.

Sebelum masuknya Islam yang dibawa Rasulullah SAW hampir ketika itu perempuan sangat memiliki nasib yang sangat buruk. Pada zaman jahiliyah perempuan sangat di injak-injak atau bahkan sama sekali tidak mempunyai harga diri di hadapan laki-laki.

Seringkali katanya mendapatkan perlakuan tidak berprikemanusiaan pada saat zaman itu. Dengan datangnya Islam dan di utusnya Nabi Muhammad SAW sebagai nabi/Rasul terakhir datang membawa perubahan, perempuan memiliki kedudukan dan kemuliaan serta Keistimewaan.

Bupati Barru juga menambahkan bahwa Bahwa surga ditelapak kaki ibu artinya hormatilah ibumu dan mengutif Hadist dari Abu Hurairah, ia berkata

“Seorang lelaki datang kepada Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam dan bertanya: ‘Wahai Rasulullah, siapakah yang paling berhak untukku untuk aku berbakti kepadanya? Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam menjawab, Ibumu.

Kemudian ia bertanya lagi. Lalu siapa lagi? Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam menjawab, Ibumu. Kemudian ia bertanya lagi: Lalu siapa lagi? Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam menjawab, Ibumu.

Kemudian ia bertanya lagi. Lalu siapa lagi?. Kemudian Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam menjawab: Ayahmu.

“Begitu istimewanya perempuan dihadapan kita para laki laki,” ujarnya lagi.

Maulid ini turut dihadiri, Kepala Kantor Kementerian Agama beserta seluruh jajaran. Kadis Pendidikan dan Kebudayaan. Kepala KUA se kabupaten Barru, pejabat Kemenag Barru.( Udi)