Site icon Ujung Jari

Operasi Mantap Brata Dikawal 821 Personel Gabungan, Adnan: ASN Netral Tapi Jangan Golput

GOWA, UJUNGJARI.COM — Kepolisian Resort (Polres) Gowa menggelar apel pasukan Sispamkota Operasi Mantap Brata 2023-2024 di halaman kantor Bupati Gowa, Selasa (17/10) pagi.

Operasi untuk pengamanan Pemilu 2024 ini mulai digerakkan ditandai apel pasukan yang dihadiri Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan dan Wakil Bupati Gowa Abd Rauf Malaganni, Dandim 1409 Letkol Inf Muhammad Isnaeni Natsir serta pasukan gabungan Polri, TNI, Pemkab Gowa. Hadir pula Ketua KPU Gowa Fitra Syahdanul dan Ketua Bawaslu Gowa Saparuddin.

Apel gelar pasukan ini menurut Kapolres AKBP Reonald Truli Simanjuntak, untuk mengecek kesiapan personel dalam rangka menghadapi Pemilu yang sebentar lagi akan memasuki tahapan pendaftarannya para bacaleg untuk daftar calon tetap (DCT).

“Jadwal pendaftarannya mulai 19 sampai 25 Oktober nanti, yang sisa menghitung hari ini. Karena itu perlu untuk dilakukan pengecekan persiapan para pasukan. Dan pasukan ini adalah kolaborasi dari seluruh stakeholder yang ada untuk bisa mengamankan pesta demokrasi. Kegiatan akbar lima tahunan ini diharapkan dapat berjalan dengan aman, baik dan sukses. Karena itu hari ini kita lakukan Operasi Mantap Brata, tidak ada lain untuk menguatkan kerjasama antara seluruh stakeholder yang ada. Kalau semuanya mampu bekerjasama dengan baik, kami yakin dan percaya pelaksanaan Pemilu 2024 pasti akan berjalan dengan aman dan lancar, ” jelas Kapolres Gowa.

Untuk Sispamkota Operasi Mantap Brata ini pihaknya menurunkan 721 personel Polres dan dari Brimob serta TNI kurang lebih 100 personel yang akan membackup pelaksanaan keamanan Pemilu 2024. Totalnya 821 personel gabungan yang akan mengawal Sispamkota Pemilu ini.

Untuk para personel Kepolisian, Reonald meminta agar tetap jaga netralitas. Juga diharapkan agr personel tetap jaga kesehatan serta harus menjamin kepastian keamanan bagi masyarakat selama berjalannya Pemilu 2024.

“Untuk penanganan segala potensi, personel
harus pintar melihat situasi dan bijak melihat perkembangan. Jadi tidak boleh gegabah. Yang namanya masyarakat harus tetap kita layani. Selagi masyarakat tersebut masih menyuarakan dengan batasan-batasan hukum, kita akan amankan. Tapi kalau sudah melampaui atau melakukan suatu tindakan pidana atau melakukan perbuatan yang sifatnya represif maka kita juga akan melakukan keras terukur bagi masyarakat yang melanggar hukum, ” tandas AKBP Reonald.

Sementara itu, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan berharap, Pemilu 2024 ini Gowa tetap aman kondusif dan berada di zona hijau.

Terkait netralitas ASN (aparatur sipil negara), Adnan menyebutkan ASN berdasarkan undang-undang yang ada, tidak boleh berpihak dan tidak boleh mengkampanyekan caleg (calon legislatif) ataupun paslon (pasangan calon) untuk Pilkada.

“Tapi yang perlu diingat bahwa ASN memiliki hak untuk memilih. Hanya saja tidak boleh mengkampanyekan paslon dan caleg. Jangan sampai karena kita selalu mengatakan tidak boleh, akhirnya ASN juga tidak boleh memilih. Ini beda nih. Jadi bedakan mengkampanyekan dan memilih. Ingat ASN tidak boleh mengkampanyekan calon tapi boleh memilih calon. ASN memang diharapkan jaga netralitas tapi kita juga meminta agar ASN tidak golput. Dia harus datang ke TPS untuk memilih pasangan calon sesuai dengan hati dan pikiran Rakyat, ” kata Bupati Gowa. –

Exit mobile version