Site icon Ujung Jari

Adnan Serahkan Saweran Pejabat untuk Siswa Penyanyi dan Penari Kolosal

GOWA, UJUNGJARI.COM — Upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan ke 78 di lingkup Pemkab Gowa berlangsung semarak, Kamis (17/8/2023) pagi. Pasalnya, kegiatan upacara pengibaran bendera merah putih oleh 70 anggota Paskibra Gowa juga dimeriahkan tarian kolosal yang dilakukan 140 siswa siswi gabungan SMP se Gowa.

Pertunjukan kolosal gabungan siswa siswi SMP dan SD ini masing-masing 40 orang siswa menari empat etnik (empat suku di Sulsel), yang melakukan aksi beladiri dari perguruan pencak silat 6 orang, penari Pepe’pepeka ri Makka 12 orang, marchine band 63 orang ditambah 4 orang murid SD bernyanyi.

Para siswa pengisi tarian kolosal ini menurut Kabid SMP Dinas Pendidikan Gowa Rivan Maulana kepada ujungjari.com, masing-masing punya leader. Untuk tarian kolosal dibina masing-masing oleh empat guru yakni Masneni (guru SMPN 4 Sungguminasa), Indriaty (guru SMPN 1 Sungguminasa), Kusniaty (guru SMPN 3 Sungguminasa) dan Nurlela (guru SMPN 2 Sungguminasa). Khusus Aubade diikuti 32 orang yang merupakan siswa SMKN 2 Gowa.

Tarian kolosal ini menampilkan perpaduan budaya empat suku (etnik) di Sulawesi yakni suku Makassar, Bugis, Mandar dan Tana Toraja. Para siswa menari dengan lihai dan ceria dengan kostum perpaduan empat etnik tersebut.

Usai menari di tengah lapangan pasca pengibaran bendera merah putih, para penari tak diperkenankan kembali ke tempatnya. Bupati Gowa meminta para siswa dengan kostum aneka warna ini untuk bertahan sebentar di lapangan.

Rupanya Bupati Gowa yang muda dan berparas tampan ini, mengumpulkan dana saweran para pejabat pemerintah serta pejabat Forkopimda dan pejabat instansi lainnya untuk menyisihkan uang sakunya seikhlasnya dan dimasukkan dalam sebuah tas kertas bersama.

Uang dalam tas kertas itu pun diperlihatkan Bupati Gowa ke para siswa penari kolosal.

“Di dalam tas ini ada uang saya tidak tahu berapa jumlahnya dan ini kumpulan saweran para pejabat yang hadir di sini, di tribun ini. Dan uang ini untuk seluruh siswa yang ikut dalam tarian kolosal ini termasuk marchine bandnya, ” papar Adnan kemudian menyerahkan tas berisi saweran pejabat itu kepada salah seorang siswa penari perwakilan tim kolosal.

Salah seorang siswa anggota tim kolosal mengaku sangat senang karena Bupati Gowa merespon aktif aksi kolosal mereka yang menampilkan tarian bersama dan aktraksi bersama.

“Alhamdulillah dapat saweran dari pak Bupati, ” sebut salah satu siswa penari.

Masneni (guru SMPN 4 Sungguminasa) mengaku salut atas respon besar Bupati Gowa.

“Semoga tahun depan semangat para siswa semakin kolosal dan bisa lebih memberikan penampilan yang paripurna. Alhamdulillah berkat latihan kontinyu, para siswa ini mampu memperlihatkan performa yang bagus di puncak peringatan HUT RI, ” kata Masneni.

Selain para penari kolosal, empat murid SD yang bernyanyi vocal grup di depan tribun juga disawer para pejabat. Masing-masing murid ini mendapatkan Rp 450 ribu. Begitu selesai nyanyi, keempat murid ini langsung berlari ke gurunya memperlihatkan uang ditangannya. –

Exit mobile version