BARRU, UJUNGJARI— SMK Pelayaran Lintas Nusantara Barru menggelar pelantikan dan pelepasan Bintara Pelayaran Niaga Taruna / Taruni Angkatan VI di Lajulo Kelurahan Tuwung Kecamatan Barru, Kamis(8/6)

Bupati Barru Suardi Saleh bertindak sebagai Inspektur upacara dalam pelepasan tamatan taruna SMK Pelayaran Lintas Nusantara ini dan dihadiri para Staf Ahli dan Asisten, Kabag dan Kepala OPD, Ketua Yayasan SMK Pelayaran, Manager HRD PT Citra Baru Adi Nusantara Surabaya, Perwakilan PIP Makassar, Perwakilan Poltekpel Barombong, Perwakilan Syahbandar Utama Makassar, Kasi SMK & PKPLK Dinas Pendidikan Wilayah 8 Sulsel, Pengawas SMK Prov Sulsel, Kabag Sumda Polres Barru, Camat Barru, Danramil 1405-06 Barru, Kepala Uptd SMA/SMK
Orang Tua / Wali Taruna taruni dan Undangan lainnya

Bupati Barru Suardi Saleh dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada anak anakku sekalian sudah menyelsaikan pendidikan, juga pada orang tua yang sudah mempercayakan anaknya untuk di SMK Pelayaran

“Terima Kasih juga kepada Manager HD Diterima di PT Citra Baru Adi Nusantara Surabaya yang telah siap menerima Taruna Taruni SMK Pelayaran Lintas Nusantara Barru untuk bekerja,” ucap Suardi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan Suardi. Pelantikan hari ini membuktikan bahwa SMKN Pelayaran Lintas Nusantara Barru telah berhasil menjadi institusi pendidikan yang mampu mencetak SDM dengan keterampilan dan keahlian khusus di bidang pelayaran niaga.

“Hal ini mempertegas bahwa SMKPLN Barru telah hadir bersama dengan stakeholder lainnya dalam lingkup pemerintah dan masyarakat kabupaten Barru,” ujarnya.

Suardi menjelaskan bahwa sesuai data Kementerian Perhubungan, saat ini kebutuhan pelaut Indonesia setiap tahun sekitar 60 ribuan dan untuk luar negeri 90 ribuan.

“Sementara saat ini Indonesia hanya mencetak 7ribu orang/tahun,hal ini menjadi tantangan SMK Pelayaran untuk memenuhi kebutuhan tersebut,” bebernya.

Kondisi geografis Indonesia, kata Suardi, merupakan modal dan potensi dalam pengembangan SMK Pelayaran. Apalagi Indonesia memiliki luas perairan mendekati 70% yang terdiri dari 13.446 pulau besar dan kecil maka kebijakan pemerintah adalah menitikberatkan pada sektor maritim dimana salah satu program kerjanya adalah membangun tol laut.

Diantaranya memaksimalkan layanan sarana transportasi laut seperti pelabuhan, kapal, dan sistem logistik maritim secara periodik dari pelabuhan satu pelabuhan utama kepelabuhan utama lainnya.

“Dengan kondisi tersebut Indonesia masih sangat membutukan SDM andal dan bersertifikasi di bidang pelayaran,karena masih banyak pengelola atau nahkoda dalam pelayaran tidak mendapat pendidikan formal,” terangnya.

“Jika dibandingkan dengan kebutuhan tenaga pelaut jumlah lulusan ini memang kecil, tapi kontribusi yang kalian berikan terhadap industri pelayaran nasional cukup besar, keberadaan kalian sangat berarti bagi transportasi laut kita juga dalam membawa nama besar indonesia khususnya Barru di dunia pelayaran internasional,” imbuhnya.

Bupati dua periode ini berpesan kepada taruna / taruni, jadikan pelepasan ini sebagai momentum untuk terus belajar didunia nyata untuk memberikan pelayanan yang terbaik. Pelepasan ini bukanlah akhir perjuangan melainkan permulaan karena anak anakku akan bertemu dengan dunia kerja secara nyata.

Untuk anak anakku yang saat ini masih mengikuti pendidikan di SMK ini untuk senantiasa tekun dan rajin berlajar, walaupun peluang kerja terbuka lebar, kualitas dan kompetensi yang dimiliki setelah lulus tetap akan menjadj salah satu persyaratan utama.

Diakhir sambutan Bupati barru mengajak masyarakat barru yang ingin anaknya berkiprah di dunia pelayaran agar menyekolahkan anaknya di SMK Pelayaran Lintas Nusantara Barru saja.

” Mari kita semua menjadikan SMKPLN Barru sebagai SMK Pelayaran terkemuka dalam wilayah Kabupaten barru dan diluar kabupaten Barru,” pungkasnya.

Sementara itu Wakasek Katarunaan SMK Pelayarana Lintas Nusantara, Misbahuddin,S.Pd, menyampaikan terima kasih kepada Bupati Barru yang berkenan hadir dan menjadi inspektur upacara yang ke lima kalinya.
9
Berdasarkan laporan Wakasek ini. Jumlah taruna/taruna 42 orang (36 sedang bekerja) dan hanya kembali ujian dan mengikuti pelantikan dan sejak berdiri tahun 2015 SMK Pelayaran Lintas Nusantara Barru telah menamatkan taruna/taruni sebanyak 233 orang

“Terima kasih Kepada jajaran pemkab terkhusus Bapak barru bupati yang selalu memberikan perhatian dan serius kepada kemajuan SMK Pelayaran Lintas Nusantara Barru,” kata Misbahuddin.

Misbahuddin menjelaskan bahwa untuk tahun ajaran 2023-2024 Angkatan IX telah membuka pendaftaran dengan kuota 60 taruna taruni, dan hingga skrg sudah 52 orang yang mendaftar.

“Terima kasih kepada Bupatiku karena perhatianmu SMK Pelayaran Lintas Nusantara Barru semakin maju,” ujarnya.( Udi)