MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Universitas Terbuka Makassar melaksanakan wisuda sarjana strata 1 dari empat program studi, Senin (22/5) di Hotel Claro Makassar.

Sebanyak 353 mahasiswa mengikuti prosesi yudisium tahun ajaran 2022/2023. Terdiri dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) sebanyak 212 wisudawan, Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Politik (FHISIP) sebanyak 111 orang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis sebanyak 26 orang dan Fakultas Sains dan Teknologi sebanyak empat orang wisudawan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Universitas Terbuka (UT) Makassar Prof Dr Rahman Rahim, SE, MM menjelaskan mahasiwa yang diwisuda berasal dari 24 kabupaten/kota di wilayah UPBJJ-UT Makassar yaitu Kota Makassar, Kabupaten Gowa, Takalar, Jeneponto, Bantaeng, Selayar, Bulukumba, Sinjai, Soppeng, Bone, Palopo, Luwu Timur, Luwu Utara, Tana Toraja, Toraja Utara, Enrekang, Wajo, Sidrap, Pinrang, Barru, Pangkep, Maros, dan Pare-pare.

Prof Rahman menegaskan semangat Universitas Terbuka berubah status menjadi PTN-BH adalah semangat pemerataan pendidikan kepada daerah-daerah terluar, terdepan dan tertinggal.

Melalui Universitas Terbuka, Kemenristik Dikti berharap pada tahun 2023 angka partisipasi kasar (APK) tahun 2023 bisa meningkat menjadi sekitar 35 persen dan pada tahun 2035 diharapkan sudah berada diatas 40 persen.

“Perubahan status Universitas Terbuka menjadi PTN-BH juga didasari oleh spirit untuk memberikan layanan yang prima dan maksimal kepada masyarakat luas dengan membuka jurusan/prodi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat luas dan dunia industri/kerja,” kata Prof Rahman.

Sementara itu, Rektor UT Prof Drs Ojat Darojat M.Bus, pH.D yang diwakili oleh Dekan Fakultas Hukum, Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Muh Husni Arifin, SAg, MSi, PhD menjelaskan dengan status saat ini yang telah bertransformasi menjadi PTN-BH, Universitas Terbuka bisa membuka program studi dan jurusan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta tuntutan zaman dalam era revolusi industri 4.0 dan society 5.0

Universitas Terbuka sebagai salah satu perguruan tinggi jarak jauh (PTJJ) di Indonesia memiliki model pembelajaran yang beraneka ragam yang memungkinkan setiap elemen masyarakat bisa memilih.

Mulai dari sistem kuliah on line, kuliah tatap muka, Tutorial webinar, kuliah ITV, kuliah lewat radio, bahkan seseorang tidak harus mengikuti tutorial, cukup membaca modul lewat suplemen pembelajaran yang di disiapkan oleh UT di internet, seseorang tetap bisa kuliah di Universitas Terbuka.

Dalam wisuda sarjana UT kali ini, sejumlah pejabat dan tamu penting hadir. Diantaranya Staf Ahli Gubernur dr. Andi Mappatoba mewakil Gubernur Sulsel, Kepala BPSDM Sulsel Prof Muh Djufri, Wakil Kepala Dinas Pariwisata Sulsel Prof Ernawati Mappiare, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar diwakili Kabid Pendidikan Dasar, Syamsuddin, Sekjen Ikatan Alumni Universitas Terbuka Pusat Drs. Leles Sudarmanto, MBA. (**)