GOWA, UJUNGJARI.COM — Milenial Peduli Sulsel (MPS) kembali menggelar aksi sosial. Kali ini menyasar panti asuhan untuk diberikan tali asih jelang lebaran.
Aksi berbagi yang dilakukan MPS ini dilakukan subuh hari usai sahuran. Sebelum menyerahkan bantuan pangan ke panti asuhan, para pemuda komunitas pelaku sosial ini melakukan salat berjamaah di masjid terdekat lalu lanjut kegiatan berbagi.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam kegiatan grebek panti asuhan yang dilakukan, Rabu (19/4/2023) subuh tadi, MPS fokus di Panti Asuhan Al Huda di Kelurahan Paccinongang.
“Ba’da salat subuh berjamaah kami bersama teman-teman MPS mengunjungi panti asuhan membawa paket sembako untuk kebutuhan anak-anak panti asuhan Al Huda. Kami membawa beras, telur, mie instan, susu,kue-kue kering, minyak goreng, gula, terigu dan cemilan-cemilan untuk para anak panti yang masih balita, ” kata Hasrul Abd Rajab selaku Ketua MPS Sulsel.
Terkait kunjungannya ke panti asuhan menurut Hasrul Abd Rajab juga dalam rangka meminta doa dari para anak yatim piatu agar para pemuda MPS selalu diberi kesehatan dan kemudahan rejeki sehingga bisa selalu berbagi ke para warga yang membutuhkan.
“Ini bukan kali pertama MPS berkunjung ke panti asuhan. Tapi kita setiap tahun melakukan kunjungan silaturahmi dan yang paling sering kita kunjungi ini adalah panti asuhan Al Huda. Kami bukan donatur tetap tapi kami selalu berusaha bagaimana MPS bisa tampil membantu setiap ada kebutuhan para anak panti. Yang pernah kami lakukan di Al Huda adalah memfasilitasi dua orang anak panti untuk bisa mengenyam pendidikan di tingkat SMA. Alhamdulilah sekarang mereka sudah kelas 2 SMA, ” papar Hasrul Abd Rajab.
Terkait kunjungan ke panti ini, pengurus panti asuhan Al Huda Endang Surianti mengaku sangat berbahagia dengan tali asih yang diberikan para pemuda MPS Sulsel.
“Alhamdulillah selalu ada tali asih dari para pemuda MPS ini. Kami atas nama pengurus Yayasan Al Huda ini mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya atas hubungan emosional yang dilakukan MPS ini. Disini kami mengasuh sekira 36 anak ada yang memang yatim piatu, ” papar Endang Surianti. –