MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Jelang Idul Fitri, kemacetan cukup parah terjadi di sejumlah lokasi, khususnya di kawasan pusat perbelanjaan.

Salah satunya seperti yang terjadi di kawasan Boulevard, Kecamatan Panakkukang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pantauan ujungjari.com di pertigaan Jalan Boulevard-Pettarani Minggu (9/4) malam, terjadi kemacetan parah di sekitar kawasan tersebut. Kendaraan dari dan ke arah Pettarani stagnan, tidak ada yang bisa bergerak. Kemacetan parah tersebut terjadi hampir satu jam.

Persoalan itu juga dilaporkan salah seorang pengguna jalan dengan nomor telepon 081397934xxx ke layanan pengaduan 112.

Dia mengatakan telah terjadi kemacetan parah di pertigaan Jalan AP Pettarani – Jalan Boulevard sekitar pukul 18.44 wita.

Dia melaporkan, hampir satu jam kendaraanya tidak bisa bergerak di sekitar Pizza HUT Pettarani karena banyak kendaraan yang menerobos lampu merah.

Dikonfirmasi terkait hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar Aulia Arsyad menjelaskan pihaknya sudah all out menurunkan personel ke titik-titik rawan kemacetan.

“Petugas Dishub sudah dibagi per wilayah. Sebanyak 288 personel yang kita terjunkan untuk mengurai kemacetan,” ungkapnya saat diwawancara ujungjari.com di Balaikota Makassar, Jalan Ahmad Yani, Senin (10/4).

Dia mengatakan, khusus untuk titik-titik kemacetan yang parah, pihaknya akan mendistribusikan lebih banyak petugas lagi. Khususnya pada waktu-waktu sibuk.

“Kita berupaya maksimalkan personel di titik rawan kemacetan khususnya pada jam-jam sibuk
Terutama di kawasan mal seperti MP, MaRI, dan kawasan perbelanjaan lainnya,” kata mantan Kadis Sosial Makassar itu.

Selain itu, pihaknya juga berkoordinasi dengan Satlantas Polrestabes untuk berkolaborasi dalam mengurai kemacetan yang terjadi.

Termasuk PD Parkir karena salah satu penyebab kemacetan cukup parah karena kendaraan yang memarkir kendaraan bukan pada tempatnya.

“Kadang mobil yang parkir di kawasan Boulevard saya lihat sudah berderet sampai tiga baris. Akhirnya terjadi penyempitan jalan. Itu memang harus ditertibkan,” tutur Aulia.

Dia juga menambahkan, ada beberapa petugas Dishub yang tidak maksimal dalam melaksanakan tugasnya.

“Saya tegasnya, kalau ke depan ada perekrutan personel lagi, harus lebih diperhatikan karakternya. Jangan hanya masuk. Mereka harus disiplin. Karena jujur untuk kondisi personel saat ini memang ada yang kurang disiplin, saya pribadi akui itu,” tandasnya. (ancha)