BARRU, UJUNGJARI— Himbauan pemerintah pusat untuk tidak menggelar buka bersama( bukber). Ikut memantik tanggapan dari Bupati Barru Suardi Saleh yang menilai bahwa hal ini hanya berlaku untuk kalangan pejabat.
Statemen ini disampaikan Bupati Barru Suardi Saleh sebelum melakukan salat tarwih bersama para jamaah di Masjid Nurussyahadah di Lasinri kelurahan Coppo kecamatan Barru, Minggu(26/3) malam.
Agenda malam ke 5 dari safari ramadan yang dihadiri Bupati Barru, juga menyertakan sejumlah pejabat yabg ikut mendampingi Bupati, diantaranya Kepala Dinas Pendidikan Andi Adnan Azis, Kepala Dinas Dukcapil Nasruddin, Camat Barru A. Hilmanida, Lurah Coppo H. M. Yusuf.
Selain menyampaikan arahan kepada jamaah. Bupati Barru juga memberikan bantuan pembangunan dan bantuan operasional kepada masjid Nurussyahadah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati Barru mengawali sambutannya dengan mengajak jamaah memanjatkan puji syukur atas nikmat Allah karena kita semua dipertemukan dengan bulan Ramadhan yang penuh dengan berbagai keistimewaan.
Suardi juga menanggapi himbauan pemerintah tentang buka puasa bersama ( bukber), Bupati mengharapkan untuk tidak perlu dipertentangkan sehingga menjadi polemik. Sesungguhnya yang dilarang hanyalah pejabat. “Bagi masyarakat tetap diperbolehkan. Jadi bagi masyarakat ya silahkan saja,” ujar Suardi.
Saat menyampaikan arahan kepada para jamaah di Masjid Nurussyahadah Lasinri. Bupati mengurai beberapa keistimewaan bulan Ramadhan dimana salah satunya dikenal sebagai bulan Tarbiyah atau pendidikan.
“Bulan Ramadhan adalah bulan penuh keistimewaan,salah satunya adalah sebagai bulan tarbiyah,” ujarnya
Suardi menyebutkan bahwa bulan ramadan merupakan bulan Tarbiyah karena dibulan ramadan Allah Subhanahu wa Ta’ala mendidik umat Islam secara langsung dengan puasa. Melalui puasa kita dilatih disiplin sehingga diakhir ramadhan kita diharapkan keluar menjadi pribadi-pribadi yang disiplin.
Bupati, dua periode ini mengajak para jamaah, mari kita terus melatih diri berbuat kebaikan seperti berempati kepada sesama, melatih kedermawanan sosial melalui berbagai amaliah ramadhan.
“Manfaatkan bulan penuh ampunan ini untuk merajut dan mempererat tali silaturrahmi dan menjaga keutuhan persaudaraan kita,” urainya.( Udi)