MAKASSAR, UJUNGJARI.COM –Perebutan posisi puncak klasemen kompetisi BRI Liga 1 2022/2023 sejauh ini hanya melibatkan tiga kontestan, yakni Persib Bandung, Persija Jakarta, dan PSM Makassar.

Ketiga tim ini memang tercatat sebagai kontestan yang paling konsisten meramaikan papan atas. Persib, Persija, dan PSM, saling berebut posisi puncak dalam beberapa pekan terakhir BRI Liga 1.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bukan tidak mungkin, jika konsistensi ini mampu dijaga hingga akhir musim, ketiga penghuni papan atas klasemen itu bakal menjadi pesaing kuat untuk bisa merebut gelar juara pada musim ini.

Lalu, bagaimana tantangan yang akan dihadapi ketiga tim ini, terutama jika mempertimbangkan lima laga BRI Liga 1 yang akan datang? Berikut ulasannya:

Persib Bandung

Setelah melewati 15 pertandingan tak terkalahkan bersama Luis Milla, Persib Bandung akhirnya harus mengakhiri catatan impresifnya ini saat berjumpa PSM Makassar pada pekan ke-24 BRI Liga 1.

Maung Bandung harus mengakui keunggulan PSM setelah ditekuk dengan skor tipis 1-2. Ini menjadi kekalahan pertama bagi anak asuh Luis Milla setelah selama ini tak pernah tersentuh kekalahan.

Meskipun demikian, kekalahan ini tak lantas mengikis peluang Persib untuk meraih juara. Untuk sementara ini, mereka tetap menjadi pesaing ketat di papan atas.

Mereka berada di peringkat ketiga klasemen sementara dengan koleksi 46 poin dari 23 pertandingan. Artinya, Persib masih menyisakan satu laga tunda.

Jalan terjal tim Pangeran Biru untuk meraih gelar juara memang akan terhampar pada lima laga berikutnya. Secara beruntun, mereka akan menghadapi RANS Nusantara FC, Arema FC, Barito Putera, Persija Jakarta, dan Persik Kediri

Dari kelima laga itu, duel melawan Persija Jakarta tentu bakal menjadi yang paling krusial mengingat kedua tim berstatus sebagai kandidat terkuat peraih gelar juara musim ini.

Namun, Marc Klok dkk. juga tak bisa meremehkan tiga tim penghuni papan bawah seperti RANS Nusantara FC, Barito Putera, dan Persik Kediri.

Mereka juga punya ambisi untuk meninggalkan zona merah sehingga lolos dari ancaman degradasi. Laskar Antasari jadi calon lawan terberat sebab mereka sudah berhasil bangkit dengan meraih dua kemenangan dari tiga laga terakhir.

Untuk melewati tantangan sulit ini, Persib tentu masih akan berharap kepada ketajaman David da Silva dan Ciro Alves sebagai mesin gol andalannya.

Khusus untuk David, striker asal Brasil ini menjadi pemuncak daftar pencetak gol terbanyak sementara dengan koleksi 17 gol. Selain itu, ia juga punya catatan lima assist.

Persija Jakarta

Jika dibandingkan dengan tiga kontestan lainnya bersaing di papan atas klasemen sementara BRI Liga 1 2022/2023, Persija Jakarta memang menjadi tim yang paling minim memproduksi gol.

Macan Kemayoran baru menjaringkan 33 gol dari 23 laga. Namun, sektor pertahanannya punya catatan yang lebih mentereng, karena baru kebobolan 18 gol sejauh ini.

Ini menjadi catatan kebobolan paling sedikit di antara semua peserta kompetisi kasta tertinggi musim ini, termasuk jika dibandingkan PSM yang sudah kebobolan 19 gol.

Berada di peringkat ketiga, Persija yang kini mengoleksi 47 poin bakal melewati ujian yang berat pada lima pertandingan selanjutnya.

Tercatat, anak asuh Thomas Doll bakal bersua Bhayangkara FC, Barito Putera, Madura United, Persib Bandung, dan Borneo FC. Laga melawan Persib sudah tentu menjadi yang paling krusial.

Namun, Persija tak bisa begitu saja meremehkan kontestan-kontestan lainnya seperti Madura United dan Borneo FC yang saat ini beredar di posisi lima besar klasemen.

Khusus untuk Borneo FC, mereka memang masih tampil inkonsisten, sedangkan Madura United mulai perlahan-lahan bangkit karena mampu menang pada laga pekan ke-23.

Masalah yang kini tengah dihadapi Persija ialah absennya sang pencetak gol terbanyak musim ini, yakni Abdulla Yusuf Helal.

Pada laga terakhir, striker asal Bahrain ini tak kelihatan batang hidungnya karena mengalami masalah kesehatan. Padahal, Yusuf menjadi juru gedor paling produktif dengan sembilan gol.

Sejauh ini, tim asal Ibu Kota memang belum bisa berharap banyak pada Michael Krmencik dan Hanno Behrens yang belum bisa berkontribusi maksimal untuk menghasilkan gol.

PSM Makassar

Sorot mata kamera tentu bakal tertuju kepada PSM Makassar yang berhasil mengakhiri catatan tak terkalahkan Persib Bandung pada pekan ke-24 kompetisi BRI Liga 1 musim ini.

Bermain di kandang lawan, Juku Eja berhasil membuat para pemain Persib tertunduk lesu setelah digulingkan dengan skor tipis 1-2.

Kemenangan inilah yang mengantarkan PSM merebut puncak klasemen sementara BRI Liga 1. Saat ini, mereka adem di pucuk dengan koleksi 50 poin dari 24 laga.

Catatan ini sekaligus melanjutkan tren kemenangan anak asuh Bernardo Tavares yang sudah berlangsung selama empat pertandingan terakhir.

Meski demikian, ini bukan saatnya bagi PSM untuk bersenang-senang. Sebab, ada tantangan berat yang terhampar dalam lima laga berikutnya.

Setelah laga melawan Persib, Juku Eja berturut-turut akan diadang oleh Persik Kediri, Persebaya Surabaya, Dewa United, Persis Solo, dan Persikabo 1973.

Dua tim yang bakal menyulitkan PSM ialah Dewa United dan Persebaya Surabaya. Dewa United punya catatan impresif bersama pelatih barunya, Jan Olde Riekerink.

Sementara itu, Persebaya baru saja menyapu bersih enam pertandingan terakhirnya dengan kemenangan. Dua lawan ini berpotensi jadi batu yang menyandung Juku Eja ke tangga juara.

Dalam momen-momen genting ini, sosok Wiljan Pluim diharapkan bisa menjadi pembimbing para pemain PSM yang mayoritas diperkuat nama-nama muda.

Sejauh ini, Pluim memang telah menyumbang enam gol dan enam assist. Pemain asal Belanda ini diharapkan bisa memberikan servis untuk dua striker PSM lainnya, yakni Everton Nascimento dengan 7 gol dan Ramadhan Sananta yang sudah mencetak 8 gol. (**)