GOWA, UJUNGJARI.COM — Sebanyak 501 anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dilantik dan dikukuhkan sebagai penyelenggara Adhoc kecamatan. Pelantikan dan pengukuhan ini dilakukan Ketua KPU Gowa Muhtar Muis di Four Points Hotel Sheraton Makassar, Selasa (24/1) siang.

Pelantikan PPS tersebut dihadiri Wakil Bupati Gowa Abd Rauf Malaganni, Ketua DPRD Gowa Rafiuddin, jajaran Forkopimda yakni Kapolres Gowa AKBP Reonald Truli Simanjuntak, Kajari Yeni Andriani, Dandim 1409 Letkol Inf Muh Isnaeni Natsir, Ketua Bawaslu Gowa Samsuar Saleh dan jajaran KPU Gowa lainnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua KPU Gowa Muhtar Muis mengatakan, untuk pelaksanaan Pemilu 2024 yang serangkaian pemilihan legislatif, pemilihan presiden serta pemilihan kepala daerah secara serentak nanti maka pihaknya melantik dan mengukuhkan sebanyak 501 orang anggota PPS yang menyebar di 18 kecamatan se Gowa. Secara detil anggota PPS yang direkrut KPU ini per desa 3 orang x 167 desa hasilnya sebanyak 501 orang PPS untuk Gowa.

PPS Adhoc ini akan bekerja mulai pada Pileg (pemilihan DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi dan DPRD kabupaten kota), Pilres lalu Pilkada.

“Mereka resmi menjalankan tugasnya sebagai panitia pemungutan suara mulai pada Pileg, Pilpres lalu Pilkada nanti. Tugas mereka akan sambung menyambung sehingga tentu akan berat dan butuh kerja keras. Karena itu seluruh anggota PPS ini diminta untuk bekerja optimal menjalankan tugas negara yang diembankan, ” kata Muhtar.

Sementara itu Bupati Gowa diwakili Wabup Abd Rauf Malaganni mengatakan, pasca pelantikan ini maka seluruh anggota PPS yang tersebar di 18 kecamatan akan bekerja maksimal menciptakan pesta demokrasi si Gowa yang lancar, aman dan damai.

Wabup Rauf juga menyampaikan apresiasinya terhadap para anggota PPS Adhoc yang dilantik.

“Artinya saudara-saudara anggota PPS sudah siap untuk bekerja sebagai penyelengara Pemilu 2024 di Gowa. Ingat, tahun 2024 ini adalah tahun politik dan sangat penting. Apalagi dalam 2024 itu ada beberapa pemilihan yakni Pileg, Pilpres dan Pilkada. Ini bukan pekerjaan mudah. Dan hasil kerja para PPS Adhoc ini menentukan masa depan bangsa dan negara serta masa depan daerah Gowa, ” tandas Rauf.

Di Gowa tercatat sebelum dicoklit sebanyak 566.655 pemilih terdiri dari pemilih lakilaki sebanyak 273.621 orang dan perempuan sebanyak 293.033 orang. Perhitungan suara hasil pilihan 566.655 pemilih inilah yang akan dikawal oleh PPS di 2.295 TPS (tempat pemungutan suara).

Dengan jumlah pemilih yang besar ini adalah bukan pekerjaan gampang apalagi para pemilih berada di 18 kecamatan baik di dataran tinggi maupun dataran rendah dengan potensi wilayah yang sangat luas dengan kondisi geografis yang sangat beragam, sementara jumlah personel penyelenggara sangat terbatas.

“Karena itu diharapkan KPU mampu mengajak seluruh masyarakat wajib pilih di Gowa untuk menggunakan hak pilihnya. Kepada masyarakat juga diharapkan dapat menjadi pemilih cerdas. Sekarang bukan lagi jamannya menciptakan dan pertahankan pemilih tradisional dalam artian tidak gunakan politik uang, sara serta intimidasi dalam mempengaruhi pilihan pemilih. KPU harus ajak pemilih untuk menentukan pilihan yang cerdas berdasarkan visi misi dan program kerja bukan karena uang, sara serta intimidasi. Kami selaku pemerintah bersama masyarakat harus mendukung KPU agar pelaksanaan sukses proses melalui pendidikan politik kepada masyarakat agar pesta demokrasi di Gowa bermutu dan bermartabat, ” kata Wabup Gowa.

Diharapkan, tambah Wabup, tingkat kesadaran politik dapat terbangun di masyarakat. Jajaran KPU diminta tumbuhkan kesadaran masyarakat secara berkesinambungan dan berkelanjutan dari generasi ke generasi.

” Saya pun harapkan semoga seluruh anggota PPS yang baru dilantik ini dapat berkontribusi dan bertanggungjawab dalam melaksanakan Pemilu di Gowa serta mengajak semua komponen masyarakat untuk menciptakan Pemilu yang terbaik, bermutu dan bermartabat. Peran dan kerja nyata para PPS akan sangat menentukan kesuksesan Pemilu dan Pilkada 2024 di Gowa,” kata Wabup Gowa.-