MAKASSAR, UJUNGJARI.COM–Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto menginstruksikan Dinas Pendidikan dan seluruh kepala sekolah di Makassar agar menjalankan secara efektif program “18 Revolusi Pendidikan” yang dicanangkan beberapa tahun lalu.
Instruksi itu disampaikan wali kota saat menghadiri Forum Sipakainge Dinas Pendidikan Makassar di Hotel Four Points akhir Desember 2022 lalu. Forum ini dihadiri seluruh kepala sekolah di Makassar dan sejumlah tokoh pendidikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Selama ini program revolusi pendidikan belum berjalan efektif. Saya minta Dinas Pendidikan dan seluruh kepala sekolah memaksimalkan program ini tahun 2023,” kata wali kota.
Danny Pomanto menegaskan kepala sekolah yang tidak inovatif dan gagal menjalankan program ini akan dievaluasi. Menurut dia, asesmen kinerja kepala sekolah akan dilakukan secara rutin sekali dalam setahun.
“Kalau ada kepala sekolah yang minim inovasi, pasti akan diganti,” tegas Danny.
Program 18 revolusi pendidikan di Makassar antara lain sekolah adiwiyata, smart school, semua anak sekolah, geng debat, smart library, dan lainnya.
Selain itu juga ada program one studen one sport atau satu anak satu cabang olahraga. Program ini mulai disosialisasikan Dinas Pendidikan Kota Makassar bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Makassar.
Kepala Dinas Pendidikan Makassar, Muhyiddin optimis program 18 revolusi pendidikan Makassar bisa dilaksanakan secara maksimal 2023 ini. Ia mengatakan pihaknya akan terus memonitor program ini di seluruh satuan pendidikan di Kota Makassar. (pap)