PANGKEP, UJUNGJARI— Sebanyak 16.732 hektar lahan sawah di wilayah kabupaten Pangkep siap tanam. Sebelum turun ke sawah Petani menunggu jadwal yang biasa ditentukan melalui Mappalili.
Sebelum turun ke sawah, pemerintah kabupaten Pangkep malaksanakan musyawarah yang disebut Mappalili.
Mappalili dihadiri langsung oleh bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau(MYL), Forkopimda, Pimpinan OPD dan Gapoktan di tribun alun-alun Citra Mas, Pangkep, Selasa(8/11).
MYL mengatakan, Mappalilili ini gunanya untuk menyerap aspirasi masyarakat khususnya gabungan kelompok tani(Gapoktan).
Selain Mappalili ini, ia menyampaikan kepada penyuluh agar terus menyerap aspirasi masyarakat untuk peningkatan produksi pertanian.
“Kita akan kumpulkan penyuluh untuk membahas apa yang perlu dimaksimalkan dan prioritas untuk diprogramkan,”katanya.
Terkait ketersedian pupuk, asisten AFT pupuk Indonesia wilayah Pangkep, Mardani menjamin ketersediannya.
“Pangkep ini, Insyaallah aman untuk musim tanam November- Desember ini,”ujarnya.
Kepala dinas Pertanian Pangkep, Agustina menambahkan dengan luas tanam yang tersedia Pangkep menargetkan peningkatana produksi pertanian.
Pemerintah kabupaten Pangkep melalui dinas pertanian telah berupaya melakukan kegiatan- kegiatan untuk meningkatkan produksi tahun 2022.
Pemberian bantuan benih padi seluas 16732 Ha dengan volume 418.300 Kg benih. Pembangunan atau rehabilitasi jaringan irigasi desa, pembangunan embung, pembangunan jalan usaha tani, pembangunan irigasi perpipaan dan pembangunan sumur bor. ( Udi)