GOWA, UJUNGJARI.COM — Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan kembali menggerakkan mutasi jajaran pejabat lingkup Pemkab Gowa. Mutasi kali ini diakui Adnan adalah mutasi terbesar selama kepemimpinannya di periode kedua.

Sebanyak sembilan pejabat tinggi pratama atau kepala dinas (pejabat eselon II) dilantik. Pejabat tinggi pratama ini adalah hasil lelang jabatan yang kemarin telah dilakukan Pemkab Gowa. Selain kesembilan pejabat ini, Bupati Gowa juga melantik 38 orang pejabat eselon III setingkat camat, sekretaris dinas, kepala bidang dan 71 orang lainnya yang dilantik adalah setara eselon IV seperti setara lurah dan kepala seksi. Total pejabat yang dilantik 118 orang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pelantikan yang berlangsung di Baruga Karaeng Galesong Pemkab Gowa, Rabu (5/10) pukul 10.00 Wita ini, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengingatkan agar para pejabat yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dan tugas yang diembankan dipundaknya.

“Yang perlu dimiliki pejabat adalah harus bagus IQnya, bagus hubungan emosionalnya, bagus spiritualnya. Saya berharap yang dilantik hari ini mampu mengimplementasikan IQ, hubungan emosional itu dan spiritualnya dengan baik.
Dalam teori piramida ini semakin terseleksi oleh alam. Maka yang dilantik hari ini kerjakan sebaik-baiknya tugas dan sukseskan seluruh program pemerintah, ” tandas Adnan.

Bupati yang dikenal punya pemikiran terbuka ini juga berharap diinternal masing-masing SKPD dapat saling merangkul antara pimpinan dan jajarannya ke bawah. Tidak boleh ada yang bekerja secara individualistik, tapi bekerja secara kolaborasi.

” Saya paling tidak suka kalau ada kadis yang tidak cocok dengan sekdisnya. Begitu juga camat tidak cocok dengan sekcam. Atau Kabid yang tidak mau mendengar kadisnya dan sekdis. Kalau ada yang sampai musuhan maka dua-duanya akan saya copot, ” tegas Adnan mengingatkan.

Bupati kelahiran 1988 inipun lalu mencontohkan hubungan harmonisnya dengan Wakil Bupati Gowa Abd Rauf Malaganni yang hingga periode kedua ini tidak pernah berselisihpaham sekalipun.

” Usia saya dengan pak wabup sangat jauh beda tapi sampai detik ini saya tidak pernah berselisih dengan pak wabup apalagi baku marah baku atau musuhan. Hal yang tidak pernah terjadi. Semua yang saya lakukan saling koordinasi satu sama lain. Misalnya ada pelantikan seperti ini, itu saya bahas bersama pak wabup. Saya dan pak wabup ini dipilih bersama oleh masyarakat. Setiap pak wabup mau mengambil keputusan maka dia ingat ada bupati diatasnya. Saya pun demikian, setiap mau ambil keputusan saya koordinasi dengan pak wabup. Karena itu jangan ada sekdis selalu merasa mau jadi kadis. Sabar. Rejeki itu sudah diatur dan tidak akan tertukar. Jadi setiap ada yang mau dilakukan koordinasilah dengan kadisnya, begitu juga sekcam koordinasi dengan camatnya, ” papar Adnan.

Pejabat tinggi pratama yang dilantik yakni Kepala BKPSDM Gowa Zubair, Kepala Bapenda Indra Wahyudi, Kadis Pemuda Olahraga Andre Mauritz, Kadis Perpustakaan Ratnawati, Kadis Koperasi dan UMKM Mahmuddin, Kadis Tenaga Kerja Transmigrasi Muh Sabir, Kadis Kesehatan drg Abd Haris Usman dan Direktur RSUD Syekh Yusuf drg Rahmawati Jalil serta Kepala Bappeda Sujjadan.

Dkatakan Bupati Adnan banyaknya pejabat yang dilantik ini banyak yang pensiun sehingga dilakuian pergeseran untuk mengisi kekosongan.

Salah satu pejabat eselon III yang dilantik yakni Agus Harahap sebagai Kabag Umum Setkab Gowa. Agus kepada BKM mengatakan sebagai aparat dan bawahan dirinya hanya mengemban amanah dan menjalankan tugas yang diembankan padanya dengan penuh tanggung jawab.

” Kita bekerja saja dengan baik, jalankan tugas sesuai aturan. Kalau ada yang menerima atau tidak menerima terhadap apa yang kita lakukan (pelayanan) tidak masalah sepanjang kita kerja sesuai aturan, ” jelas Agus.

Hal senada dikatakan ST Nardhawiyah yang dilantik sebagai Kasi Pemberdayaan Masyarakat pada kantor Kecamatan Bontomarannu mengaku tak menyangka dirinya dipercaya menduduki jabatan kepala seksi di Pemerintahan Kecamatan Bontomarannu tersebut.

” Semoga saya dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab ini dengan sebaik-baiknya, Insha Allah, ” kata Nardhawiyah.-