PANGKEP, UJUNGJARI.COM — Badan Intelijen Negara Daerah (BINDa) Sulawesi Selatan kembali menggiatkan vaksinasi Covid-19 di wilayah Sulsel. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran sub varian baru Covid-19 yang baru ditemukan.
Di Sulsel, jumlah kasus paparan Covid-19 memang sudah tenggelam. Namun hal ini tidak lantas membuat pemerintah provinsi santai. Pemerintah tetap melakukan upaya-upaya menangkal merebaknya kembali Covid-19 melalui varian baru. Pemerintah bersinergi dengan seluruh pihak termasuk didalamnya BINDa Sulsel.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Vaksinasi dilakukan Koordinator Wilayah (Korwil) Kabupaten Pangkep, Senin (27/6/2022) dengan jumlah target sebanyak-banyaknya.
Korwil BINDA Sulsel Kabupaten Pangkep, Firmansyah mengatakan, pada pelaksanaan vaksinasi kali ini memfokuskan percepatan vaksinasi dosis kedua dan ketiga atau booster. Hal tersebut dilakukan sebagai upaya antisipasi penyebaran sub varian omicron BA.4 dan BA.5 yang baru ditemukan.
” Kami sasar masyarakat yang belum melakukan vaksin kedua dan ketiga. Meski demikian kita juga tetap melayani bagi masyarakat yang baru akan melakukan vaksin atau pada pemberian dosis pertama,” kata Firmansyah.
Vaksinasi yang digenjot BINDa Sulsel ini dilakukan untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19. Apalagi saat ini status penyebaran Covid-19 masih pandemi sehingga diharapkan dengan tingginya cakupan vaksinasi dapat mendorong transisi dari pandemi menuju endemi.
“Vaksinasi yang kita dorong ini untuk meningkatkan imunitas, agar kebal dan kuat dalam melakukan aktivitas sehari-hari,” tambah Firmansyah.
Dia pun mengharapkan masyarakat ambil bagian dalam mencegah penyebaran Covid-19 ini. Termasuk mendukung langkah-langkah pemerintah mendorong perubahan status Covid-19 dari pandemi menuju endemi,” kata Firmansyah. –