GOWA, UJUNGJARI.COM — Perjuangan yang tak sia-sia dan diridhai sang pencipta. Itulah ungkapan yang keluar dari mulut Anwar Tarra Dg Sibali setelah berhasil mencapai garis finis dan meraih medali emas pada kelas Cano Putra 500 meter.
Anwar Tarra Sibali, pedayung asal Gowa yang memperkuat tim Indonesia di Sea Games 2021 di Vietnam ini mampu mendahului pedayung asal Thailand dan Myanmar. Anwar pun bersujud syukur. Kebahagiaannya itu pun ditumpahkan setelah medali emas dikalungkan dilehernya usai tanding.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah Saya meraih emas, posisi kedua Thailand dan ketiga Myanmar. Yang masuk final hanya enam negara dari 11 negara peserta. Alhamdulillah dayung Indonesia dari 11 masuk sembilan besar lalu enam besar dan terakhir dayung Indonesia yang juara. Terimakasih buat masyarakat Indonesia, Sulsel dan Gowa yang telah mengiring perjuangan saya di dari awal hingga final, ” ucap pedayung senior Sulsel yang turun di Cano Putra 1000 meter dan Cano Putra 500 meter saat dihubungi ujungjari.com, Jumat (20/5/2022) malam.
Diakui Anwar Tarra, bahwa selama bertanding mendayung di Sea Games yang sempat tertunda setahun ini, persaingan ketat antar negara terutama dari tuan rumah Vietnam serta dati pedayung Thailand dan Myanmar.
” Kita tahu atlet Vietnam sangat-sangat bagus dan sudah matang untuk mempersiapkan diri menjelajah game ini karena penundaan selama setahun lebih itu sangat berpotensi mereka lebih bisa lebih bagus tapi alhamdulillah saya bisa meraih mendapatkan medali emas itu. Padahal perjuangan saya keras. Saya nyaris hampir pingsan saat detik-detik terakhir, tapi saya pikir untuk merah putih sampai titik darah penghabisan itu tidak ada namanya bayaran berapa pun harganya. Demi merah putih saya harus sampai di finis. Yang saya pikirkan saat itu adalah
saya harus tunjukkan bahwa saya jangan pernah menyerah di garis finis atau berhenti sama sekali sebelum sampai karena itu bukan prinsip orang Makassar, ” papar suami Jumriani dan ayah dari Talita Alfanatesya, Keino Aldefito, Algazali dan almh Saqwil Alfatih.
Karena prestasi gemilang yang diraihnya ini, pria berusia 35 tahun dan berdarah asli Bontonompo, Kabupaten Gowa ini, mengaku sangat bersyukur akan perhatian dan kepedulian Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan dan Wakil Bupati Gowa Abd Rauf Malaganni Krg Kio ang telah banyak memberikan ruang baginya sehingga komitmennya membawa nama harum Kabupaten Gowa, Sulsel bahkan Indonesia bisa dijaganya. Anwar Tarra yang masuk menjadi anggota Timnas sejak 2005 sampai sekarang juga bersyukur atas perhatian besar Ketua PODSI Gowa yang juga Dirut PDAM Tirta Jeneberang Gowa Hasanuddin Kamal yang selama ini membimbingnya menjadi pedayung handal.
“Semoga cabor dayung di Gowa makin berkualitas dan kehadiran saya di Timnas dayung menjadi motivasi bagi para atlet junior dayung di Gowa dan di Sulsel juga di Indonesia, ” kata Anwar Tarra yang mulai mengenal dunia olahraga dayung sejak tahun 2002.
Terkait prestasi gemilang yang diraih atlet dayung Gowa ini, Ketua PODSI Gowa Hasanuddin Kamal mengaku bangga karena seorang pedayung Gowa mampu menoreh yang terbaik di kancah internasional.
“Semoga prestasi ini terjaga dan tertambahkan oleh para atlet junior dayung Gowa lainnya. Sebagai Ketua PODSI saya sangat bangga kepada Anwar Tarra, semoga dayung di Gowa makin berkembang dan semua atletnya berprestasi, ” jelas Hasanuddin Kamal saat dimintai komentarnya, Sabtu (21/5/2022).
Terpisah Wakil Bupati Gowa Abd Rauf Malaganni Krg Kio yang dihubungi terkait medali emas yang diraih atlet Gowa di Sea Games ini mengatakan sangat bangga dengan prestasi yang diperoleh Anwar Tarra.
” Dengan raihan dan prestasi ini bisa mengharumkan nama baik Kabupaten Gowa. Kami bangga, dan mewakili Pemerintah Kabupaten dan masyarakat Gowa saya ucapkan terima kasih banyak atas prestasinya dan ini membawa nama Gowa semakin baik,” kata Abd Rauf Malaganni Krg Kio. –