GOWA, UJUNGJARI.COM — Tak ingin mempersulit warganya yang hidup di perantauan yanah Sulsel, akhirnya Gubernur Gorontalo memberikan kemudahan bagi warganya yang ada di perantauan untuk lahan pemakaman umum bila ada warganya (orang Gorontalo) yang meninggal dunia di Makassar atau pun di daerah dalam wilayah Sulsel.

Sekitar 800 m2 disiapkan Gubernur Gorontalo sebagai lahan TPU bagi warganya yang merantau di Makassar maupun Gowa dan sekitarnya. Lahan rencana lokasi pemakaman itu terletak di Kabupaten Gowa tepatnya di Desa Paccellekang, Kecamatan Pattallassang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekaitan dengan itu, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie pun meninjau langsung kawasan lokasi bakal pembangunan TPU bagi warga asal Gorontalo tersebut. Rusli Habibie didampingi Wakil Bupati Gowa Abd Rauf Malaganni meninjau lokasi tersebut, Jumat (11/3) lalu.

Wabup Gowa Abd Rauf Malaganni di lokasi mengatakan, kawasan seluas 800 m2 itu telah dibeli Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk dijadikan Taman Pemakaman Umum (TPU) bagi warga asli Gorontalo yanh menetap di Sulsel. Diakui Rauf Krg Kio, sapaan akrab Wabup Gowa, bukan hanya di Makassar, banyak warga asli Gorontalo namun di Kabupaten Gowa pun banyak dengan berbagai jenis profesi dan sudah menetap di Gowa maupun Makassar.

” Lahan di Paccellekang ini adalah lokasi yang sangat strategis lantaran berbatadan langsung kota Makassar. Sehingga pemilihan lokasi pemakaman ini sangat cocok karena Gowa memiliki posisi strategis yang dapat dijangkau oleh seluruh wilayah di Sulsel,” jelas Rauf Krg Kio.

Jika TPU khusus milik Pemprov Gorontalo ini sudah berdiri, maka dipastikan akan sangt membantu para warga asal Gorontalo bila ada yang meninggal dunia.

” Jika ada warga asal Gorontalo yang meninggal dunia, maka tidak perlu lagi mengurus untuk dipulangkan ke Gorontalo. Cukup dimakamkan di TPU khusus yang telah disiapkan Pemprov Gorontalo di Gowa ini. Sebagai bagian dari pemerintah, kami memahami bagaimana kondisi kemasyarakatan yang diamati oleh Pak Gubernur Gorontalo, utamanya bagi warga perantau Gorontalo di Sulsel, yang juga harus mendapat perhatian oleh pemerintah,” tambah Wabup Gowa.

Sementara itu Gubernur Gorontalo Rusli Habibie mengatakan jelang masa akhir jabatannya tertanggal 12 Mei 2022 mendatang, dirinya meluangkan waktunya jalan untuk mengecek sejumlah program rintisannya yang ada di luar maupun dalam kota Gorontalo.

” Insha Allah pada 12 Mei 2022 mendatang, saya akan mengakhiri masa jabatan sebagai gubernur untuk periode kedua ini. Karena itu, beberapa bulan ini saya jalan terus mengecek program-program saya di luar dan dalam kota Gorontalo. Salah satu yang harus sat cek langsung adalah TPU ini yang ada di Gowa. TPU Gorontalo ini akan dikelola langsung KKIG yang ada di Sulsel,” jelas Rusli Habibie.

Sebelumnya, Pengurus Kerukunan Keluarga Indonesia Gorontalo (KKIG) Provinsi Sulsel telah melakukan audiens dengan Bupati Gowa terkait pembangunan TPU untuk warga Gorontalo yang berlokasi di Kabupaten Gowa.

“Saya berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Gowa dan DPRD yang telah memfasilitasi pengadaan lahan untuk tempat pemakaman keluarga Gorontalo. Terima kasih juga untuk kerjasama dengan pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang membantu hingga sampai di tahapan ini,” kata Gubernur Gorontalo.

Selain lahan TPU ini, kata Rusli Habibie, Pemprov Gorontalo juga akan memfasilitasi pengadaan mobil jenazah untuk mengantar jenazah hingga ke TPU. Mobil jenazah ini nantinya juga akan dikelola oleh KKIG Provinsi Sulsel yang berkantor di Makassar.-