MAKASSAR, UJUNGJARI.COM— Awal April mendatang, umat muslim mulai memasuki bulan Ramadan. Tahun lalu, saat kasus covid masih cukup tinggi, pembatasan-pembatasan dilakukan. Termasuk saat melaksanakan salat tarawih. Selain harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat, jamaah juga dibatasi. Maksimal seperdua dari kapasitas masjid.
Tahun ini, kendati Makassar masih berstatus PPKM Level III, namun kasus covid tidak setinggi tahun lalu. Selain itu, masyarakat sudah banyak yang melaksanakan vaksin. Sehingga diharapkan pembatasan seperti tahun lalu tidak lagi dilaksanakan selama Ramadan tahun ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto (Danny) mengatakan, saat ini memang Makassar masih PPKM level tiga, namun direlaksasi. Sehingga dia berharap aturan yang akan dilaksanakan tidak seketat puasa sebelumnya.
“Ya buktinya sekarang PPKM level 3 tidak bagaimana ji di mesjid-mesjid juga. Karena ternyata ini lebih menuju ke endemi,” harapnya.
Namun untuk keputusan lebih jelasnya, Pemkot Makassar menunggu arahan dari Pemerintah Pusat.
“Jadi soal pembatasan kapasitas masjid, saya belum tahu seperti apa mekanismenya karena yang bikin itu kan pemerintah pusat,” ungkap Danny saat ditemui di kediaman pribadinya, Senin (7/3).
Kemungkinannya, kata Danny, untuk beribadah di masjid-masjid, menggunakan akun pedulilindungi. Karena disitu bisa dilihat status vaksin yang sudah lengkap. Siapa yang baru tahap pertama, kedua, dan sudah vaksinasi booster.
“Jadi kemungkinannya seperti itu. Siapa yang sudah vaksin lengkap, silakan masuk masjid. Siapa sudah booster, silakan masuk ke mana saja. Di barat kan juga begitu. Pakai juga PeduliLindungi,” tambahnya. (rhm)