GOWA, UJUNGJARI.COM — Sebanyak 3 ton atau 3.000 liter minyak curah dipasok ke pedagang eceran minyak di pasar Induk Minasamaupa. Pasokan minyak curah ini dilakukan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Dispesdastri) Kabupaten Gowa dengan menggandeng produsen minyak goreng curah PT Rajawali Nusindo pendistribusian ini dilakukan di pasar sore istilah untuk Induk Minasamaupa, Sabtu (27/2/2022) siang.
Kadis Perdastri Gowa Andi Sura Suaib disela operasi pasar minyak goreng curah ini mengatakan, distribusi minyak goreng jenis curah ini untuk memfasilitasi masyarakat agar bisa memenuhi kebutuhan minyak goreng.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
” Sebenarnya masyarakat sudah paham bahwa minyak curah itu kualitasnya tidak beda jauh dengan minyak premium. Yang bedakan hanya kemasannya saja. Ini suatu berkah bagi masyarakat dan pengecer dalam rangka pemenuhan minyak goreng,” kata Andi Sura Suaib.
Terkait harga pasaran, kata Andi Sura Suaib, minyak goreng curah ini dijual sesuai harga HET (harga eceran tertinggi) Rp 11.700 per liternya.
Dalam operasi pasar minyak curah ini, para pedagang pengecer dijatahi maksimal 50 liter per pengecer. Sementara untuk konsumen dibatasi bisa membeli 5-10 liter per orang.
Selain di pasar Induk Minasamaupa penditribusian minyak goreng curah ini juga akan dilakukan di kota Malino, Kecamatan Tinggimoncong. Sementara pengecer dari pasar Limbung Kecamatan Bajeng dan pasar Balang-balang Kecamatan Bontomarannu sudah ikut terjatah di operasi pasar minyak curah di pasar Induk Minasamaupa.
Terpisah, Kepala Cabang Rajawali Nusindo Kusmanto mengatakan, untuk kegiatan distribusi tersebut menunggu instruksi dari pihak ID Food.
“Ini kita lakukan untuk membantu masyarakat menyalurkan minyak goreng murah dalam bentuk minyak curah. ID Food juga akan menyentuh masyarakat secara langsung, khususnya dalam penyaluran minyak murah ini,” tambah Kusmanto.-