MAKASSAR,UJUNGJARI.COM--Manajemen PDAM Makassar terus berupaya membenahi pelayanan kepada pelanggan melalui program Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto “Semua Warga Makassar Wajib Dapat Air”.

Perumda Air Minum Kota Makassar bakal melakukan penambahan debit produksi pada Instalasi Pengolahan Air (IPA) di beberapa wilayah di Kota Makassar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penjabat Direktur Utama PDAM Makassar, Beni Iskandar mengatakan, di Sombaopu dan panaikang 2 debit produksi IPA akan ditingkatkan dari kapasitas sekarang 1.000 ltr/detik menjadi 1.500 ltr/detik di tahun 2022 ini.

Tidak hanya itu, pada 2023-2024 mendatang PDAM Makassar kembali akan meningkatkan debit produksi air dari 1.500 ltr/detik menjadi 1.750 ltr/detik.

“Program tersebut memang menyasar beberapa kawasan karena masih banyaknya pengaduan yang Wali Kota terima, khususnya di daerah Timur dan Utara Kota” terangnya.

Selain itu, PDAM Makassar akan membangun IPA baru di sekitar kawasan BTP dengan kapasitas 2×200 liter/detik yang nantinya akan difokuskan ke daerah Sudiang, Kima, Tallasa City dan Summarecon serta daerah lain yang berbatasan seperti, Desa Nelayan, Untia dan Salodong.

Diperkirakan, biaya yang dibutuhkan sekitar Rp30 miliar dengan skema investasi atau menggandeng pihak ke tiga. “Adapun soal biaya pembangunannya sendiri akan diupayakan dalam skema Investasi mandiri atau menggandeng perbankan atau pihak ke-3,” kata Beni.

“Instalasi ini yang akan memback up kebutuhan air untuk kawasan Nipa-Nipa, Blok 10, Perum Gubernur, Kompleks Pemda dan sekitarnya sehingga tidak ada lagi Penggiliran air dan semua masyarakat di Manggala dapat menikmati air bersih,” katanya.