MAKASSAR, UJUNGJARI.COM–Bank Indonesia mendorong program digitalisasi pasar yang kini mulai dikembangkan. BI juga siap menggandeng dan berkolaborasi dengan Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (Asparindo) Sulsel dalam memassifkan program digitalisasi pasar.

Hal itu disampaikan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Sulsel, Imam Causa Karana saat menerima audiensi pengurus Asparindo Sulsel di kantor BI Makassar, Jumat (4/2). Pengurus Asparindo Sulsel dipimpin langsung ketuanya, Saharuddin Ridwan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Digitalisasi pasar memang menjadi prioritas Bank Indonesia dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Karena itu kami tentu siap berkolaborasi dengan Asparindo,” kata Causa.

Causa menambahkan pihaknya juga sudah menerima instruksi dari Kementerian Perdagangan untuk menambah percontohan pasar digital di Sulsel. Tidak hanya pasar di Makassar, tetapi juga di kabupaten dan kota lainnya di Sulsel.

Ketua Asparindo Sulsel, Saharuddin Ridwan mengapresiasi support Bank Indonesia. Ia mengatakan digitalisasi pasar memang menjadi langkah konkret dalam menumbuhkan ekonomi masyarakat.

“Asparindo juga menggagas gerakan masyarakat berbelanja di pasar dengan sistem digital,” kata mantan Direktur Perseroda Pasar Makassar itu.

Sahar menambahkan digitalisasi pasar merupakan program utama Asparindo secara nasional. Dalam waktu dekat ini, Asparindo Sulsel akan melakukan workshop pengembangan dan pengelolaan pasar digital untuk seluruh kabupaten di Sulsel.

Silaturahmi pengurus Asparindo dengan pimpinan wilayah Bank Indonesia berlangsung penuh kekeluargaan. Silaturahmi juga disertai diskusi tentang pengelolaan pasar dan isu ekonomi lainnya. (FP)