GOWA, UJUNGJARI.COM — Sebanyak 180 mahasiswa KKN Unhas Gowa gelombang 107 disambut hangat Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan di Baruga Karaeng Pattingaloang Pemkab Gowa, Rabu (5/1) siang tadi.

Ratusan mahasiswa mahasiswi dari berbagai fakultas ini, diterima resmi Bupati Gowa serangkaian pelaksanaan pengabdiannya ke masyarakat selama masa KKN tersebut. Rencananya, para mahasiswa mahasiswi ini akan ditempatkan di empat kecamatan yang dibagi ke dalam sembilan posko di Kabupaten Gowa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Gowa Dr Adnan Purichta Ichsan saat menyambut para mahasiswa mengatakan
perguruan tinggi merupakan salah satu yang tidak bisa dipisahkan dalam pembangunan daerah khususnya di Kabupaten Gowa.

“Ketika kita berbicara universitas, maka universitas itu bagian yang tidak terpisahkan dalam membangun wilayah yang kita cintai dan kita banggakan ini. Kalau perbankan CSR-nya adalah uang, universitas itu CSR-nya adalah sumber daya manusia seperti yang KKN yang akan dilakukan di Kabupaten Gowa,” ujar Adnan.

Adnan mencontohkan teori pentahelix bahwa universitas ini masuk dalam lima pilar pembangunan yang tidak dapat dipisahkan satu dengan yang lainnya. Lima pilar tersebut yaitu pemerintah, swasta, masyarakat, akademisi dan media.

“Tidak ada kemajuan suatu daerah saat ini tanpa didukung oleh lima pilar pembangunan ini. KKN itu sebenarnya adalah ujicoba untuk bisa mengetahui betul apa yang menjadi masalah di masyarakat lalu kemudian membantu masyarakat untuk mencarikan solusi dari setiap permasalahan yang dihadapinya,” papar Adnan.

Adnan pun menyebutkan salah satu program Pemerintah Kabupaten Gowa saat ini adalah penanganan covid-19. Karena itu, Adnan berharap seluruh mahasiswa KKN Unhas bisa membantu pemerintah untuk terus mensosialisasikan protokol kesehatan dan vaksinasi covid-19 di tengah-tengah masyarakat.

“Saya yakin dan percaya saudara-saudara sekalian juga telah mengetahui bagaimana cara memutus mata rantai penularan covid-19 dan saya berharap pengetahuan itulah yang disampaikan kepada masyarakat agar masyarakat juga tahu bagaimana cara bersama-sama memutus mata rantai penularan covid-19 karena kalau pemerintah saja yang jalan sendiri tidak akan mungkin bisa selesai,” kata Adnan.

Dikatakan Adnan, dalam upaya penanganan covid-19 Pemerintah Kabupaten Gowa tengah menggenjot cakupan vaksinasi. Dirinya menargetkan pada Maret mendatang vaksin covid-19 dosis kedua sudah sampai 70 persen.

Sekjen APKASI ini pun berharap mahasiswa KKN Unhas bisa mengajak masyarakat di wilayah masing-masing untuk ikut vaksin covid-19.

“Saya berharap adik-adik sekalian di tempat lokasi KKN bisa mengajak dan mendorong masyarakat sekitar untuk datang ke tempat pelaksanaan vaksinasi,” ucapnya.

Koordinator Dosen Pemangku KKN Universitas Hasanuddin Dr Muh Hasrul mengatakan bahwa 180 mahasiswa ini akan melaksanakan KKN selama satu bulan dengan kategori reguler.

“Mereka ini akan melaksanakan KKN selama satu bulan dengan KKN reguler seperti biasa mengikut pada program setempat. Selain itu, KKN Unhas juga akan komitmen dengan melakukan kegiatan donor darah bekerjasama dengan PMI Sulsel,” kata Hasrul.

Annur Syam, salah satu peserta KKN Unhas dari Fakultas Tehnik Perkapalan mengaku sangat senang bisa ber-KKN. Baginya KKN adalah tempat beraktualisasi baik itu terkait masalah umum juga sebagai wadah mengaplikasikan ilmu-ilmunya ke masyarakat.

Mahasiswa yang merupakan warga asli Kabupaten Gowa tepatnya berdomisili di Sungguminasa ini berharap dengan KKN nya tersebut bisa banyak mendapatkan pengalaman baru yang tentu akan menunjang dan mendukung ilmu prodinya yakni tehnik perkapalan.

” Ini kesempatan saya mengabdikan ilmu saya di daerah kelahiran saya sendiri. Yang terpenting lagi adalah sesuai harapan pak Bupati Gowa yang meminta kami anak KKN untuk bida mengedukasi masyarakat agar mau vaksin covid-19, ” kata Syam, sapaan akrab mahasiswa berkacamata ini. –