GOWA, UJUNGJARI.COM — Jajaran Kejaksaan Negeri Gowa intens bergerak memfasilitasi layanan vaksinasi di masyarakat. Bahkan Kejari Gowa menyasar khusus desa-desa yang cakupan vaksinasinya masih sangat rendah di banding desa lainnya.

Seperti dilakukan Senin kemarin di Desa Taeng, Kecamatan Pallangga. Taeng dinilai sebagai desa paling rendah cakupan di banding desa lainnya di Pallangga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seperti dikatakan Kasi Intel Kejari Gowa Andi Faiz Alfi Wiputra kepada ujungjari.com, Selasa (28/12), kegiatan vaksin di Taeng melibatkan tiim vaksinator Puskesmas Pallangga dan Dinkes Gowa dengan warga yang divaksin sebanyak 394 orang dari 424 orang pendaftar.

” Alhamdulillah, kita target 500 orang, yang mendaftar dan ikut skrining sebanyak 424 orang. Yang tervaksin 394 orang dan yang tunda 30 orang (karena kondisi kesehatan). Dari mereka yang mendaftar vaksin didominasi masyarakat umum, sementara remaja sebanyak 23 orang dan lansia hanya 29 orang. Semoga di akhir Desember ini, warga yang belum vaksin bisa tuntas divaksin. Makanya setelah di Taeng ini, kita maksimalkan lagi menyasar desa lainnya yang minim cakupan vaksinnya, ” kata Andi Faiz.

Banyaknya warga yang datang ke pelayanan vaksin diakui Andi Faiz berkat kerjasama yang baik antara pihak Kejaksaan dengan para ketua RT, ketua RW, kepala dusun, serta kepala desa yang proaktif melakukan sosialisasi dan edukasi ke warga Taeng selama seminggu sebelum pelaksanaan vaksinasi.

” Para aparat bersama relawan Posyandu dan lainnya mendata warga yang belum vaksin. Mereka mendatangi dari rumah ke rumah dan mendata yang belum vaksin sambil diberi pemahaman pentingnya vaksin, ” tambah Andi Faiz yang pernah menjabat Kasi Intelijen Kejari Pulang Pisau Kalimantan Tengah ini.

Vaksinasi yang dilaksanakan di Taeng ini tambah Andi Faiz merupakan bagian dari komitmen bahwa Kejaksaan Negeri Gowa melalui tupoksinya terus berusaha meningkatkan dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat, khususnya di Gowa.

Terpisah Kepala Kejaksaan Negeri Gowa Yeni Andriani mengimbau agar warga yang sama sekali belum vaksin agar memanfaatkan pelayanan vaksinasi di wilayahnya masing-masing sebelum Desember berganti ke Januari 2022.

” Ajakan ini semata-mata agar di Gowa terbentuk herd immunity atau kekebalan kelompok sehingga mata rantai penyebaran covid-19 betul-betul terputus. Kami turun ke desa ini untuk membantu percepatan vaksinasi di Gowa. Alhamdulillah, kegiatan vaksinasi di Taeng berjalan aman dan lancar. Kami memberikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada warga Desa Taeng, ” tambah Kajari.-