ENREKANG, UJUNGJARI.COM–Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi, yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 8 Oktober 2021 di Enrekang, Sulawesi Selatan.

Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema kali ini adalah “Cerdas dan Aman Manfaatkan Lokapasar”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Program kali ini menghadirkan empat narasumber yang terdiri dari VP Satu Tampa dan dosen UTSU, Lady Giroth; CIO Satu Tampa, Maria Silangen; CEO Jelalah Sultra dan Ketua Harian Genpi Sultra, Rahman Jasmanto Ashari; dan Kepala Valbury Sekuritas Indonesia Wilayah Sulawesi, Chlief Watuseke. Adapun sebagai moderator adalah Lia Dina.

Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan 57.550 peserta.

Acara dimulai dengan sambutan berupa video dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, yang menyalurkan semangat literasi digital untuk kemajuan bangsa. Selanjutnya, Lady Grace Jane Giroth tampil sebagai pemateri pertama dengan presentasi berjudul “Mengenal Marketplace: Aksesibilitas, Jenis, dan Fitur”.

Lady mengatakan, tercatat 12 juta pengguna baru e-dagang selama pandemi 2020. E-dagang makin banyak dipilih karena praktis, harga bersaing, dan relatif aman. Berdasarkan operasinya, lokapasar terdiri atas lokapasar independen, lokapasar berorientasi pembeli, dan lokapasar berorientasi supplier.

Berdasarkan model bisnisnya, ada lokapasar B2B, B2C, C2C, dan C2B. “Tinggal pilih mau belanja di lokapasar yang mana. Bahkan toko luring seperti Matahari pun sudah punya lokapasar, tidak perlu ke mal lagi,” jelasnya.

Berikutnya, Maria Silangen menyampaikan materi berjudul “Digital Ethics: Peran dan Fungsi E-Market dalam Mendukung Produk Lokal”. Etika penjual adalah memasarkan produk sesuai aturan, berkomunikasi dengan baik, dan transparan mengenai produk.

Sebaliknya, pembeli memilih produk sesuai kebutuhan, memilih penjual terpercaya, serta mengetahui hak dan aturan yang berlaku dalam bertransaksi. “Cara memaksimalkan e-pasar adalah dengan benchmark (studi banding), konsisten mengunggah konten, manajemen stok, dan berinovasi,” katanya.

Sebagai pemateri ketiga, Rahman Jasmanto Ashari, membawakan tema “Mengubah Mindset Konsumtif menjadi Lebih Produktif”. Saat ini, terjadi perubahan belanja dari tradisional ke belanja daring. Fenomena ini mendorong perilaku konsumtif sekaligus membuka peluang usaha yang lebih luas.

“Agar tidak konsumtif, buat daftar prioritas, anggaran belanja, sisihkan dana untuk masa depan, dan disiplin anggaran,” pesannya.

Adapun sebagai pemateri terakhir, Chlief Watuseke menyampaikan paparan “Cara Aman Berinvestasi Online”. Beda menabung dan investasi, pertama, menabung hampir tidak ada risiko, investasi ada risiko. Namun, memilih menabung di tabungan biasa bunganya hanya 1-2 persen/tahun. Angka ini tidak bisa menutupi inflasi tahunan.

“Instrumen investasi lain yang bisa jadi alternatif yaitu P2P lending, investasi emas, obligasi, dan kripto,” pungkasnya.

Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu moderator. Salah satu pertanyaannya, “Seberapa pengaruh pemilihan lokapasar pada produk kita? Apakah jadi lebih menguntungkan buka di semua lokapasar termasuk media sosial dan WA bisnis?” tanya Muhammad Suhud kepada Lady Giroth.

“Menurut saya, lebih baik pilih kategori lokapasar terlaris yang paling banyak dituju orang untuk berbelanja. Kalau buka di semua lokapasar, kita akan keteteran karena harus maintain dan harus rutin posting. Media sosial dan WA bisnis dan media sosial lain juga penting, karena untuk engaged dengan pelanggan,” saran Lady.

Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan informatif yang disampaikan narasumber terpercaya.

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, silakan kunjungi https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.