Site icon Ujung Jari

MUI Gowa Masih Tunggu Hasil Penjajakan Penyuluh Agama Terkait ‘Aliran’ Keluarga Perusak Mata Bocah

GOWA, UJUNGJARI.COM — Hingga kini aliran yang dianut pihak keluarga bocah korban kekerasan (pengrusakan mata) belum diketahui pasti.

Hal itu dibenarkan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gowa KH Abubakar Paka saat usai melakukan kunjungan di Lembang Panai, Kelurahan Gantarang, Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa, pada Jumat (10/9/2021).

Dalam kunjungan ke lokasi rumah korban, Ketua MUI Gowa melihat langsung kondisi rumah dan kondisi kehidupan keluarga korban bersama tim Pemkab Gowa, pihak Kemenag serta pihak lainnya. Rombongan ini disambut Pemerintah Kecamatan Tinggimoncong diwakili Sekretaris Kecamatan Muh Ashar dan jajaran KUA Tinggimoncong.

Ketua MUI Gowa KH Abubakar Paka saat ditanya terkait hasil assesmentnya di tengah masyarakat Lembang Panai, mengaku belum bisa memastikan status aliran yang dianut orangtua korban dan keluarganya. Menurut Kiyai Abubakar Paka, MUI masih butuh pendalaman terkait adanya indikasi atau adanya unsur aliran sesat yang dianut orangtua dan keluarga korban Asmika Putri.

” MUI belum bisa memberikan statement lebih resmi sebab kami belum memperoleh data akurat, data yang lengkap/utuh karena para pelaku sudah tidak ada atau sudah ditahan Polisi. Sementara anggota keluarga maupun masyarakat lainnya di wilayah itu rata-rata mengelak memberikan jawaban yang jelas. Umumnya menjawab tidak tahu. Jadi kami sendiri masih menunggu keterangan lebih lanjut dari pak Kepala KUA Tinggimoncong dan penyuluh agama serta dan pihak pemerintah setempat, ” jelas Kiyai Abubakar Paka.

Sementara itu, Lurah Gantarang Anshari mengatakan, kondisi rumah orangtua korban maupun tatanan kehidupan di sekitar rumah korban dalam kondisi tenang. Bahkan suasana duka atas meninggalnya kakak Asmika yakni Damdi, masih terlihat dan itu sudah menjadi tradisi di masyarakat dimana suasana duka akan terlihat hingga proses tahlilan tiga malam selesai.

Kendati begitu,. Pihaknya bersama Pemerintah Kecamatan, Tripika, juga Bhabinkamtibmas serta Babinsa setempat terus melakukan pengawasan kamtibmas di tengah masyarakat Lembang Panai.-

Exit mobile version