JAKARTA,UJUNGJARI.COM– Dalam rangka mendukung program pemerintah menanggulangi penyebaran Pandemi Covid-19 yang jumlahnya terus meningkat, JNE sampai saat ini sudah melaksanakan 18.800 vaksin dari target awal sebanyak 7.500 vaksin yang diperuntukkan bagi karyawan di Jabodetabek, karyawan di beberapa kota lainnya dan masyarakat umum.
Sentra Vaksin JNE resmi ditutup pada (28/8) oleh M. Feriadi Soeprapto selaku Presiden Direktur JNE dan Uus Kuswanto, S.Sos, M. AP, selaku Walikota Jakarta Barat di Auditorium GOR Grogol Jakarta Barat, Jl. Dr Nurdin IV Grogol Petamburan, Jakarta.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Vaksinasi gratis yang sudah berlangsung dari tanggal 8 Juli hingga 28 Agustus 2021 terselenggara atas kerjasama dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, RS Muhammadiyah, Asosiasi Dokter Hipertensi Indonesia (INAsh), CEO Forum dan Asperindo.
Pelaksanaan vaksinasi di Sentra Vaksin JNE Jakarta awalnya hanya menargertkan 7.500 vaksin untuk karyawan, keluarga, dan masyarakat, tetapi animo masyarakat yang begitu tinggi maka angka vaksin ini melebihi target, dengan total 9.741 yang telah divaksin sampai hari ini di Jabodetabek.
Selain itu JNE juga melakukan vaksin bekerjasama dengan pihak terkait di beberapa kantor cabang JNE antara lain, di Bogor, Depok, Bandung, Cirebon, Kupang, Jambi, Padang, Jayapura, Solo dan Jogjakarta.
Sejak pandemi merebak di Maret 2020 sampai saat ini, JNE sudah mengalokasikan lebih dari Rp 13 miliar untuk penanggulangan penyebaran Covid-19 dan lainnya. Dengan menjalankan program CSR untuk membantu penanggulangan bersama pemerintah dan swasta.
Beberapa kolaborasi tersebut, antara lain: pendistribusian 10 ribu masker ke 25 rumah sakit rujukan pasien corona di berbagai kota di Indonesia, pengiriman lebih dari 25 juta perlengkapan APD ke seluruh rumah sakit. Serta pendistribusikan ratusan ton bantuan Covid lainnya ke lebih 1.200 Faskes dan 1135 lembaga dan perorangan di seluruh Indonesia.
M Feriadi Soeprapto, Presiden Direktur JNE, menyampaikan berbagai langkah yang dilakukan untuk mengatasi Covid-19 selain tetap mematuhi protokol kesehatan, yaitu dengan vaksinasi Covid-19 yang bertujuan agar wabah ini segera berakhir, sehingga kondisi menjadi stabil dan normal seperti sebelumnya.
“Kita optimis dengan bergotong royong, bekerjasama, dan berkolaborasi bersama pemerintah mau pun berbagai pihak lainnya, maka pandemi virus corona ini dapat teratasi”, jelasnya.
Samsul Djamaludin, selaku VP of Quality Assurance & Facility Management JNE, menambahkan kegiatan vaksinasi ini kami selenggarakan untuk memastikan seluruh karyawan JNE, khususnya para petugas garda terdepan seperti kurir, sales counter officer, customer service, dan bagian lainnya yang banyak berhubungan dengan pelanggan, dapat terlindungi dari virus Covid-19.
“Hal ini pastinya akan meningkatkan kenyamanan para pelanggan dalam menggunakan layanan JNE. Dan program vaksinasi ini akan dilakukan secara bertahap di seluruh
cabang JNE,” katanya.
Uus Kuswanto, selaku Walikota Jakarta Barat, mengatakan kegiatan vaksinasi ini terselenggara hasil kerjasama yang baik, bertujuan untuk untuk mendukung percepatan program pemerintah dalam mencapai kekebalan komunal atau herd imunnity.
Selain itu tingkat kesadaran masyarakat akan pentingnya vaksinasi sudah sangat tinggi shingga dengan pelaksanaan vaksin ini seluruh masyarakat dapat memiliki tubuh yang sehat sehingga dapat beraktifitas secara normal dan perkekonomian dapat pulih dan tumbuh kembali.
Dalam kesempatan yang sama, Trisya Suherman selaku Ketua Yayasan Global CEO Indonesia menyampaikan bahwa kolaborasi gotong-royong berbagai pihak terutama JNE dalam kegiatan vaksinasi ini, memiliki tujuan agar dapat membantu seluruh masyarakat lebih sehat dan terhindar dari penyebaran virus Covid-19 yang masih
menerpa masyarakat dan tetap mematuhi protokol kesehatan dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
Dalam rangka membantu penanganan Covid-19 dan UMKM lokal yang terkena dampak, JNE memberikan donasi antara lain untuk Pemprov DKI Jakarta, Pemprov Jawa Barat, Pemkot Surabaya, dan Pemprov Jawa Tengah.