BANTAENG,UJUNGJARI.COM– Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan Siberkreasi bersama Dyandra Promosindo, dilaksanakan secara virtual pada 5 Agustus 2021 di Bantaeng, Sulawesi Selatan.
Kolaborasi ketiga lembaga ini dikhususkan pada penyelenggaraan Program Literasi Digital di wilayah Sulawesi. Adapun tema kali ini adalah “Menjaga Kualitas Belajar dari Rumah”. Kegiatan kali ini dihadiri oleh 682 peserta yang telah terlebih dahulu mendaftarkan dirinya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Program kali ini menghadirkan empat narasumber yang terdiri dari presenter TV dan kreator konten gaya hidup, Ayi Dara; Editor Republika.co.id sekaligus leader Itemplate.id dan digitative.id, Andi Nur Aminah Hamid; Komisioner KPID Sulawesi Selatan, Siti Hamidah; serta dosen Ilmu Komunikasi UMI Makassar, Muhammad Idris. Adapun yang bertindak sebagai moderator adalah Shinta Ardhan selaku jurnalis. Rangkaian Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi menargetkan peserta sebanyak 57.550 orang.
Pemateri pertama, Andi Nur Aminah Hamid menyampaikan materi berjudul “Sukses Belajar Online dengan Kemampuan Literasi Digital”. Menurut Andi, manajemen waktu merupakan tantangan utama yang harus dihadapi pelajar dalam belajar daring. Ia juga membeberkan sejumlah kesulitan belajar daring. “Teknologi hanya sebuah alat. Komitmen guru dan kreativitas untuk membuat konten itu tetap dikembalikan pada guru,” pungkasnya.
Berikutnya, Ayi Dara menyampaikan tema “Kenali Dampak dan Cara Atasi Cyberbullying pada Anak”. Ia mengatakan, ketika anak-anak menggunakan gawai untuk bermedia sosial, mereka rentan menjadi pelaku atau korban perundungan siber. “Cara menghindarinya: tidak posting terlalu sering, hindari mengirim konten aneh, jangan simpan foto yang membahayakan, menyaring pertemanan, atur privasi, dan tidak sembarang bercerita di media sosial,” kata Ayi.
Sebagai pemateri ketiga, Siti Hamidah membawakan tema “Literasi Digital bagi Tenaga Pendidik dan Anak Didik di Era Digital”. Siti menjelaskan dampak perkembangan dunia digital serta pentingnya literasi digital. Ia juga membagikan daftar sarana pembelajaran yang terdaftar di Kemendikbud.
Adapun sebagai pemateri terakhir, Muhammad Idris menyampaikan tema “Menjaga Keamanan Digital Anak di Dunia Maya”. Idris mengatakan, anak-anak sebagai digital native cenderung lebih akrab dengan gadget. “Tips menjaga anak di dunia maya: ajak komunikasi, seleksi konten, temani anak bermain internet, terapkan durasi, tanamkan nilai-nilai, dan beri ruang kreasi. Dorong anak untuk berani melapor jika melihat atau mengalami sesuatu di dunia maya,” pungkasnya.
Setelah pemaparan materi oleh semua narasumber, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang dipandu moderator. Salah seorang peserta webinar, Halim Wijaya, bertanya tentang tips agar anak bisa fokus belajar di rumah, tidak mudah jenuh dan hilang fokus saat guru menerangkan, ditambah kelelahan orang tua yang sulit memberikan pengajaran ulang setelah selesai belajar daring.
Siti Hamidah menanggapi bahwa anak perlu difasilitasi hal-hal yang menarik agar tidak bosan. Guru juga perlu mempertimbangkan latar belakang orang tua siswa. “Jika mayoritas orangtua murid sebagai pekerja kantoran yang sibuk WFH, guru bisa memaksimalkan penggunaan YouTube. Unggah materi yang sudah direkam agar bisa di-review bersama oleh anak dan orang tua,” saran Siti Hamidah.
Dalam webinar tersebut, panitia memberikan uang elektronik senilai masing-masing Rp100.000 bagi 10 penanya terpilih. Program Literasi Digital mendapat apresiasi dan dukungan dari banyak pihak karena menyajikan konten dan informasi yang baru, unik, dan mengedukasi para peserta. Kegiatan ini disambut positif oleh masyarakat Sulawesi.
Program Literasi Digital “Indonesia Makin Cakap Digital” di Sulawesi akan diselenggarakan secara virtual mulai dari Mei 2021 hingga Desember 2021 dengan berbagai konten menarik dan materi yang informatif yang disampaikan narasumber tepercaya.
Bagi masyarakat yang ingin mengikuti sesi webinar selanjutnya, informasi bisa diakses melalui https://www.siberkreasi.id/ dan akun sosial media @Kemenkominfo dan @siberkreasi, serta @siberkreasisulawesi khusus untuk wilayah Sulawesi.