GOWA, UJUNGJARI.COM — Bunda PAUD Kabupaten Gowa Priska Paramita Adnan mengatakan semua orangtua tentu saja menginginkan pendidikan yang terbaik untuk anak-anaknya. Olehnya itu sejak dini para orangtua sudah harus menghitung kemampuannya untuk tabungan pendidikan anak-anaknya.

Priska yang juga adalah Ketua TP PKK Kabupaten Gowa ini pun memaparkan apa tipsnya sebagai orangtua dalam merencanakan pendidikan bagi anak. Istri Bupati Gowa ini tampil sebagai salah satu narasumber dalam webinar parenting yang diselenggarakan Pegadaian Makassar 2 pada Kamis (10/6/2021) melalui webinar parenting bertema ‘Punya Rencana Pendidikan Pasti Untuk Sang Buah Hati’.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari layar laptop, Priska berbagi tips dirinya tentang perencanaan pendidikan anak bagi para peserta webinar tersebut.

” Orangtua harus mampu membagi lagi penghasilan pokok yang didapatkan ke dalam lima hal utama yakni zakat, dana darurat, biaya kehidupan sehari-hari, investasi dan gaya hidup. Namun hal yang patut diprioritaskan adalah memberikan pendidikan yang terbaik untuk anak-anak kita. Pendidikan anak paling penting sesuai kemampuan finansial orangtua. Pendidikan yang sangat menentukan ada pada usia emas atau usia PAUD dan SD dimana anak-anak kita akan dengan mudah dan mengingat dengan lama pelajaran apa yang mereka terima pada usia tersebut. Karena itu sejak dini anak-anak patut kita didik sebaik mungkin,” jelas Priska.

Priska pun mengajak peserta webinar pendidikan khususnya ibu-ibu dan orangtua anak lainnya agar mampu mengelola keuangan keluarga dengan baik dan menyiapkan tabungan pendidikan bagi anak sejak dini sehingga anak-anak kelak mendapatkan pendidikan yang terbaik sebagai generasi penerus bangsa.

Sementara itu Deputi Bisnis PT Pegadaian Asih Subekti menjelaskan bahwa kegiatan webinar parenting ini dilakukan sebagai salah satu program Pegadaian dalam sektor peningkatan mutu pendidikan anak.

” Webinar ini membahas rencana orangtua untuk mendapatkan pendidikan yang baik untuk masa depan bagi anak mereka. Ini adalah salah satu solusi bagi masyarakat secara umum sebab kita tahu terkadang orangtua terkendala kondisi keuangan dalam pembiayaan pendidikan anak. Hal itu disebabkan adanya kebutuhan yang lain dan harus dipenuhi,” papar Asih Subekti.-