MAKALE, UJUNGJARI.COM–, Legislator DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, John Rende Mangontan (JRM) menggelar reses di SMAN XII Kecamatan Mappak Tana Toraja. Dalam acara itu ia menemukan sekolah tersebut kondisinya memprihatinkan lantaran tertimpa longsor 2019 lalu.

Beberapa ruang kelas sudah tidak layak digunakan. Termasuk ruang komputer turut ambruk. Kondisinya memprihatinkan. Belum termasuk jalan menuju kecamatan terpencil Tana Toraja ini terjal, licin dengan tikungan berbahaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut politisi Golkar ini, keterangan dari pihak sekolah, sejak SMAN XII longsor telah dilapor ke Diknas Provinsi Sulsel. Bahkan telah ditinjau Dinas Pendidikan dan TGUPP. Namun hingga kini belum ada penanganan.

JRM mengatakan seharusnya Pemprov segera menyikapi persoalan ini. Apalagi di daerah terpencil dengan kondisi infrastruktur jalan memprihatinkan.

“Kasihan anak didik dan gurunya setiap kali hujan mereka was-was sebab  rawan longsor susulan,” katanya.

Ia meminta pemprov Sulsel melalui OPD tehnis  Dinas Pendidikan segera atasi fenomena bencana di SMAN XII Mappak sebab mengganggu kelancaran proses belajar mengajar berjalan baik.

Ia mengatakan kondisi serta struktur tanah di sekitar sekolah sangat labil dan berpasir. Apalagi bangunan sekolah di atas tanah permukaan sehingga sangat rawan dan mudah runtuh.

“Solusinya dilakukan pematangan lahan dengan sistem trasering, pentalutan  dengan perhitungan dan desain matang.
Selain itu perbaikan drainase dan penghijauan kawasan sekolah agar lestari,” katanya.

Persoalan lain di SMAN XII Tana Toraja ini kata JRM adalah minimnya tenaga pengajar yang berstatus PNS. Dari dari 17 tenaga pengajar yang ada hanya 2 orang berstatus ASN selebihnya tenaga hono. (agus).