GOWA, UJUNGJARI.COM — 150 personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 110 yang selama sebulan ini mengerjakan program-program fisik infrastruktur di Kampung Allu, Dusun Tanakaraeng, Desa Tanakaraeng  Kabupaten Gowa, Provinsi Sulsel resmi ditarik dan kembali ke kesatuan masing-masing.

Ratusan personel ini masing-masing berasal dari Kodim 1409 Gowa, Yonif 726/TML Brigif 11/Badik Sakti, Divisi Tiga Kostrad, Yon Zipur VIII/SMG, TNI AL dan TNI AU, Zibang Dam XIV Hasanudiin, Polkes Denkesyah  Wilayah Bone dan Polri wilayah hukum Polres Gowa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penutupan yang dipusatkan di aula The Village Padivalley Pattallassang, Kabupaten Gowa ini, Rabu (31/3/2021) siang ini dilakukan Kasrem 141 Toddopuli Kolonel Inf Hery Purwanto ini dihadiri Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan, Dandim 1409 Gowa Letkol Arh Muh Suaib, Kapolres Gowa AKBP Budi Susanto, jajaran pimpinan SKPD Gowa serta jajaran koramil se Gowa dan para kapolsek terkait ditandai dengan pelepasan atribut Satgas TMMD dan penyerahan hasil program kepada Pemerintah Kabupaten Gowa.

Dalam kesempatan tersebut, Dandim 1409 Gowa Letkol Arh Muh Suaib melaporkan seluruh hasil progres program TMMD 110 yang mulai dilakukan 2 Maret hingga berakhir 31 Maret ini dengan sasaran program pembuatan jalan sepanjang 1 kilometer x 5,5 meter, pembangunan satu dari dua unit jembatan, pembuatan dua unit MCK dan lima unit plat duiker.

Dalam kesempatan itu, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan kehadiran program TMMD di wilayah Gowa cukup memberikan kontribusi besar bagi pembangunan di Kabupaten Gowa.

” Dengan hadirnya TMMD yang mengerjakan program fisik berupa jalan, jembatan, MCK dan plat duiker sangat membantu terbukanya akses di pelosok desa khususnya akses dari Desa Tanakaraeng ke desa Kecamatan Bungaya. Dengan dibukanya akses jalan dan jembatan di lokasi TMMD Maka kami yakin dan percaya dampak ekonomi akan dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat dimana hasil pertanian bisa dipasarkan dengan baik,” kata Adnan mengapresiasi kerja kolaborasi TNI, Pemkab dan Polri dalam TMMD ini.

Adnan juga mengakui keterlambatan pekerjaan di lokasi TMMD disebabkan karena faktor cuaca. Karena itu Bupati Gowa ini berharap pihak Kodim 1409 dapat menyelesaikan sisa pekerjaan dengan baik dan tentunya berkualitas.

Kasrem 141 Toddopuli Kolonel Inf Hery Purwanto mewakili Danrem 141  dalam sambutan menutup kegiatan TMMD ini mengatakan selama 30 hari, para prajurit TNI, anggota Polri, pemerintah daerah dan segenap komponen masyarakat, telah bekerjakeras dengan penuh kebersamaan, dilandasi semangat kemanunggalan untuk menyelesaikan program TMMD 110. 

” Kebersamaan inilah sebenarnya hakekat dari Kemanunggalan TNI-rakyat yang merupakan roh perjuangan bangsa. Atas nama Danrem, saya ucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya atas dedikasi, kerja keras dan semangat dari para personel Satgas TMMD. Selamat kembali ke kesatuan masing-masing dengan penuh kebanggan karena telah melaksanakan tugas mulia di TMMD,” kata Kasrem 141 Toddopuli sambil melepas atribut personel satgas tanda berakhirnya TMMD 110 ini.-