GOWA, UJUNGJARI.COM — ” Ayoo kita bersama-sama pemerintah mendukung gerakan memutuskan penyebaran virus corona disease 2019 (covid 19) di Kabupaten Gowa dengan ikut vaksinasi covid 19,” ajak Saribulan, jurnalis Harian Beritakota Makassar dan Ujungjari.com (Biro Gowa).

Ajakan ini diserukannya agar kalangan awak media ikut berpartisipasi didalam gerakan vaksinasi ini yang bukan hanya melindungi orang banyak dari penularan covid 19 tapi juga melindungi diri sendiri dengan menumbuhkan antibody dalam tubuh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Jangan maki takut atau kuatir. Vaksin ini aman. Tidak ada efek berlebihan yang saya rasakan kecuali lapar dan ngantuk..hehehehe. Efek ini normal ji. Saat disuntikkan pun tidak ada rasa apa-apa, divaksin pun tidak pake waktu lama, hanya sekejab mata selesai,” ungkap Saribulan usai divaksin di Baruga Karaeng Galesong kantor Pemkab Gowa, Jumat (5/3/2021) pukul 11.00 Wita.

Saribulan ikut divaksin bersama sejumlah jurnalis lainnya diantaranya Elien Marlina dari Infokini.id, Aprilia Cahaya Putri dari Radio Rewako FM, Chaerani Arief dari Republiknews.com serta Slamet Basirun dari Metro TV.

” Ayomi teman-teman, mending kita vaksin memang sekarang daripada belakangan. Mari jaga imun tubuh dengan tingkatkan antibody kita. Jangan percaya hoax soal vaksin,” kata Chaerani Arif.

Hal senada dikatakan Slamet Basirun, Elien Marlina maupun Aprilian Cahaya Putri. Menurut mereka, vaksin bukan hal buruk yang mesti dihindari.

” Ayo vaksin. Saya sudahmi divaksin. Saya cuma ingatkanki semua meski sudah vaksin tetaplah disiplin pakai masker dan terapkan prokes, jangan lengah sebab covid tetap mengintai. Semoga antibody tubuh kita segera muncul dan covid tidak bisa bersarang di tubuh kita,” terang Slamet Basirun.

Kadis Kesehatan Gowa dr Hasanuddin sangat mengapresiasi para jurnalis yang mau divaksin. Diakuinya memang banyak kalangan takut dan enggan untuk divaksin.

” Mungkin karena banyaknya informasi-informasi miring tentang vaksin sinovac yang selama ini viral di medsos sehingga banyak orang takut dan kuatir. Tapi menurut saya janganlah takut, karena vaksin ini justru akan menumbuhkan antibody tubuh kita. Proses munculnya antibody tubuh itu 28 hari pasca divaksin. Jika antibody kita sudah terbentuk maka saya yakin tubuh kita akan mampu menolak virus apapun hanh masuk dalam tubuh kita. Saya sangat salut kepada sejumlah jurnalis di Gowa yang ikut vaksin,” jelas dr Hasanuddin.

Dikatakannya, vaksinasi tahap kedua ini menyasar kelompok masyarakat yang memiliki interaksi dan mobilitas tinggi sehingga rentan terpapar virus termasuk jurnalis.

” Sebagai pekerja dengan tingkat mobilitas tinggi, jurnalis diharapkan ikut vaksin karena jurnalis itu banyak berinteraksi dengan berbagai kalangan dan dari berbagai daerah,” ucapnya.

Terkait keluhan pasca vaksin, tambah dr Hasanuddin, hingga saat ini belum ada satupun pihak yang sudah vaksin yang melaporkan ada masalah yang dihadapi terkait efek vaksin dalam tubuhnya.

” Hingga saat ini belum ada laporan yang masuk, termasuk vaksinasi tahap pertama kemarin juga belum ada yang melaporkan adanya hal-hal buruk yang dialami setelah vaksin,” papar Kadis Kesehatan Gowa.-