GOWA, UJUNGJARI.COM — Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan mengatakan di zaman sekarang ini tidak lagi ada kompetisi, yang ada hanya kolaborasi. Karena apa yang telah dicapai saat ini, bukan hanya usaha pemerintah sendiri, tapi ada sumbangsih kinerja dari semua pihak.

Hal itu ditegaskan Adnan saat membuka resmi kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 110 di Kabupaten Gowa, Selasa (2/3/2021) pagi di markas Kodim 1409 Gowa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pembukaan kegiatan TMMD yang dipusatkan di Kampung Allu, Dusun Tanakaraeng, Desa Tanakaraeng, Kecamatan Manuju ini dihadiri Danrem 141 Toddopuli Brigjen TNI Djashar Djamil dan jajaran Makorem 141 Toddopuli dan Kodim 1409 Gowa.

Dikatakan Adnan, program TMMD ini sangat memberikan kontribusi dalam peningkatan daerah. Dan selama periode kepemimpinannya, kegiatan TMMD telah berlangsung sebanyak tiga kali di Gowa dengan lokasi berbeda yakni di  Kecamatan Bungaya, Tompobulu dan saat ini di Manuju. 

” Kita merasa bangga dengan diadakannya Program TMMD di Gowa, karena TMMD adalah bentuk kecintaan TNI kepada masyarakat serta bentuk aplikasi peran TNI dalam membangun desa,” kata Adnan.

Ia pun berharap, kegiatan ini berkontribusi pada pembangunan di desa, terutama membuat masyarakat juga semakin cinta kepada TNI. 

” Pemerintah Kabupaten Gowa akan selalu memberikan dukungan setiap pelaksanaan TMMD, sebab menurutnya pembangunan daerah tidak bisa dilaksanakan sendiri, tapi harus dengan partisipasi aktif semua pihak termasuk TNI. Saya juga berharap agar pekerjaan kegiatan TMMD bisa selesai tepat waktu agar dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat. Oleh karena itu, seluruh unsur pemerintah kabupaten diharapkan turut membantu semaksimal mungkin demi tercapainya harapan tersebut,” tambah Adnan.

Selain membuka kegiatan TMMD ke 110, Adnan juga meresmikan aula Kodim 1409 Gowa yang dibangun atas kolaborasi dana TNI dan Pemkab Gowa.

Dandim 1409 Gowa Letkol Arh Muhammad Suaib sekaligus selaku Dan Satgas TMMD menjelaskan, kegiatan ini dilaksanakan mulai 2-31 Maret 2021. Dam lokus program ditempatkan di  Kampung Allu yang juga sebagai lahan relokasi bagi para warga yang akan terkena dampak pembangunan bendungan Jenelata nanti.

” TMMD ini bertujuan agar kesadaran bela negara semakin meningkat, sehingga tumbuh semangat persatuan dan kesatuan di setiap lapisan masyarakat,” kata dandim.

Disebutkannya, pada program TMMD ini akan dilakukan berbagai kegiatan di antaranya pembangunan jalan sepanjang satu kilometer, dua buah jembatan dan pembangunan WC umum. Dalam TMMD ini dikerahkan sebanyak 150 personel TNI dari berbagai satuan diantaranya dari Yonif 726, Polres Gowa, Lantamal VI, Koopsau II dan unsur Pemkab Gowa serta masyarakat.

Kegiatan yang ditandai dengan penyematan tanda terima peserta dan penyerahan peralatan TMMD serta penandatanganan berita acara pelaksanaan TMMD.

Sementara itu Danrem 141 Toddoppuli Brigjen TNI Djashar Djamil berharap kegiatan TMMD yang akan berjalan sebulan ini dapat berlangsung lancar dan selesai tepat waktu. Djashar juga mengapresiasi dukungan Pemkab Gowa dalam pelaksanaan TMMD 110 yang dibackup dana sebesar Rp 2 miliar ini.

” Saya selaku Penanggungjawab Keberhasilan Pelaksanaan (PKP) dalam program ini akan mengawasi kegiatan ini karena program ini menggunakan anggaran untuk pekerjaan fisik berupa infrastruktur jembatan dan jalan serta drainase dan duiker serta sarana sanitasi umum,” kata Danrem Brigjen TNI Djashar Djamil saat ditemui media di lokasi pembangunan jalan dan jembatan di Kampung Allu, Selasa sore.-