GOWA, UJUNGJARI.COM — Sampah yang bertebaran di atas permukaan  saluran irigasi di wilayah Bakolu, Kelurahan Pangkabinanga, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, Sulsel, sangat mengganggu pemandangan.

Apalagi sampah aneka jenis bahan plastik ini tertampung di atas permukaan air saluran air hingga air di dalam saluran tidak terlihat lagi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

” Iye, ini sampah sebenarnya sampah yang terbawa arus saluran air dan kemudian menumpuk tertahan di bawah salah satu duiker depan rumah warga Bakolu. Saya tidak tahu sampah ini datang dari mana yang jelas sampah-sampah yang hanyut ini akhirnya semakin banyak,” kata Ridwan, salah seorang warga Bakolu yang mengaku prihatin dengan serakan sampah di atas saluran air tersebut.

Ridwan mengatakan, setahun lalu sudah ada pengalaman pahit dialami warga Pangkabinanga yakni terjadi banjir bandang di wilayah Bakolu yang kemudian menggenangi area perkampungan dan perumahan yang berlokasi di DAS Jeneberang sehingga hanya atap rumah warga setempat yang terlihat.

Menyikapi curhatan warga, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan langsung memerintahkan aparat terkait yakni Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk segera membersihkan serakan sampah di atas saluran air di Pangkabinanga tersebut, Selasa (29/12/2020) sore.

Bupati Adnan pun mengimbau masyarakat di Bakolu agar waspada banjir.

” Semoga kita semua sadari bahwa penyebab banjir itu antara lain adalah karena sampah yang tidak dibuang pada tempatnya. Jika kita tidak mampu membersihkan sebisa mungkin janganlah membuang sampah sembarangan. Mari kita ciptakan lingkungan yang bersih supaya tidak ada banjir,” kata Adnan.

Sementara itu, usai menerima informasi adanya tumpukan sampah di atas permukaan saluran air di Pangkabinanga, jajaran Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Gowa pun langsung melakukan aksi pembersihan di saluran air tersebut.

Tim Kebersihan DLH yang dikomando Azhari selaku kepala dinas, langsung melakukan aksi pembersihan saluran tersebut.-