BARRU, UJUNGJARI.COM — Warga Desa Ajakkang, Kecamatan Soppeng Riaja antusias menyambut kehadiran calon bupati Barru, Mudassir Hasri Gani, Selasa (3/11).

Calon bupati nomor urut satu itu memanfaatkan masa kampanye dengan bersilaturahmi dan melakukan pertemuan terbatas di desa ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan ramah, Mudassir menyapa warga Ajakkang. Beberapa warga rupanya sudah familiar dengan calon bupati milenial ini. Beberapa emak-emak bahkan meminta foto bersama dengan Mudassir. Tentu tetap menjalankan protokol kesehatan, terutama menjaga jarak.

Sambil berbincang dengan warga, Mudassir menyatakan bahwa ia bersama pasangannya, Dr Aksah Kasim ingin mengabdikan diri untuk menjadi bupati dan wakil bupati di Barru.

Pasangan dengan tagline Macca ini  sudah menyiapkan program prorakyat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan warga Barru. Salah satunya adalah kartu Macca Peduli.

“Kartu Macca Peduli sebagai bentuk program paslon nomor urut satu. Kartu sakti ini akan mengcover beberapa hal seperti pendampingan  pertanian, UMKM, pendidikan serta kesehatan,” paparnya.

Mudassir mengatakan kartu sakti ini akan menjadi solusi dalam mengatasi segala keluhan masyarakat yang selama ini dianggap belum mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah.

Mudassir mengaku, tidak mau membuat janji yang muluk-muluk kepada masyarakat, sebab kami berkomitmen untuk menjawab semua harapan serta keluhan masyarakat.

Ia memilih untuk memperhatikan program yang menyentuh masyarakat kecil, ketimbang mengubar janji.

“Saya kira program prorakyat lebih tepat untuk menjawab semua harapan masyarakat,. Saya tidak mau berjanji yang muluk-muluk kepada masyarakat, namun apabila diberi amanah saya akan bekerja keras untuk kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Warga Ajakkang, Darmawan mengapresiasi kehadiran Mudassir dalam kontestasi pilkada Barru. ia yakin Mudassir bakal menjadi pemimpin yang akan membawa perubahan di Kabupaten Barru.

Pasangan Mudassir-Aksah diusung koalisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Persatuan Pembangunan. Dua partai nonparlemen; Partai Solidaritas Indonesia dan Partai Gelora juga menjadi partai pendukung. (**)