BARRU, UJUNGJARI.COM — Setelah dinyatakan lolos secara administrasi. Para calon direksi Perseroda Samudera Nusantara Barru masih akan menempuh tes psykologi dan uji kompetensi dan keahlian( KUK) yang akan digelar dari 18 hingga 31 agustus 2020 di ruang Asesment Center kantor BKD Sulsel.
Selain uji UKK para calon direksi ini, juga akan mengikuti tes psykologi pada tanggal 19 Agustus 2020 dan pemaparan makalah dan wawancara akhir. .
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua Panitia Seleksi Terbuka Direksi Perseroda Samudra Nusantara Barru, Dr Abustan AB yang hadir membuka acara ini menyampaikan bahwa seleksi dilakukan dengan fair sesuai sistem rekruitmen berdasarkan peraturan perundang-undangan yang baru.
“Kita semua bisa hadir mengikuti suatu mekanisme pengisian jabatan Perseroda Samudra Kabupaten Barru, dan hari ini kita melakukan rekrutmen dengan metode yang baru,” Ujar Abustan.
Sekab Barru ini juga menjelaskan bahwa metode sepanjang tahapan disesuaikan dengan Peraturan Perundang-undangan terbaru.
Sistem ini nantinya menjadi jaminan menghasilkan jajaran Direksi yang memiliki talenta untuk membangun perusahaan yang bisa memaksimalkan potensi yang miliki kabupaten Barru. Khususnya di sekitaran Kawasan Strategis Pelabuhan Garongkong agar dapat terhubung dengan jaringan ekonomi nasional maupun internasional.
“Perusahaan ini membutuhkan talenta yang berwawasan luas, melihat potensi pelabuhan Garongkong Barru, yang merupakan pelabuhan terdalam ke 2 di Indonesia,” jelasnya.
Mantan Kepala Bappeda Barru ini, juga menambahkan beberapa peluang dan tantangan yang mungkin dihadapi termasuk menjelaskan kondisi eksisting perkembangan rencana kerjasama Pemda Barru dengan PT Kawasan Industri Makassar (PT KIMA) serta hilir mudiknya kapal yang berlabuh dari Korea dan Philipina, serta potensi masuknya Kapal Cina dan Jepang.
Apalagi, pada saat yang sama, Pemerintah Kabupaten Barru juga sedang mengupayakan Perusahaan Perseroan Daerah berbentuk Holding Company untuk mengelola ruang bisnis di bidang Pertanian, Industri, Perikanan, Pertambangan, beberapa potensi daerah lainnya di sektor barang dan jasa.
” Harapan kita perseroda bisa dipercepat, sehingga Barru bisa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Sulawesi. Sekarang kita sudah melakukan sosialisasi engginering,” tambah Abustan.
Dari pantauan jumlah peserta tes UKK hanya dihadiri sembilan peserta dari sepuluh calon direksi Perseroda Samudra Nusantara Barru yang akan memasuki tahapan seleksi oleh Tim UKK.
Hasil dari tahapan UKK ini akan diumumkan ke publik secara terbuka di pekan pertama September 2020 mendatang. (Udi)