SIDRAP, UJUNGJARI.COM — Para mahasiswa yang tergabung dalam aliansi mahasiswa Sidrap terus menyuarakan aspirasinya terus menggelar aksi unjukrasa (Unras) dikantor DPRD Sidrap, Senin (30/09/2019).

Meski bertepatan proses Paripurna Pelantikan dan Pengambilan Sumpah 35 anggota DRPD terpilih, namun aksi unjukrasa itu sama sekali tidak mengganggu jalannya pelantikan para wakil rakyat kita tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Begitupun sebaliknya, ratusan mahasiswa yang terdiri HMI dan IPMI Sidrap hadir menyuarakan aspirasinya tetap berjalan lancar, aman dan tertib.

Tidak ada riak-riak menonjol dalam aksi aliansi mahasiswa gabungan Sidrap ini. Begitupun juga ratusan personil Polres Sidrap juga mengawal para mahasiswa menyampaikan aspirasinya hingga diterima oleh sejumlah anggota DPRD yang baru saja dilantik.

Dalam aksi ini, jenderal lapangam Novriwandi Anugrawan yang juga Ketua Umum IPMI Sidrap menyampaikan tuntutannya adalah: 1. Menolak RUU KUHP, 2. Menolak RUU Pertanahan, 3. Mendesak keras pemerintah untuk mengusut tuntas kasus di Wamena dan karhutlah di berbagai daerah, 4. Mendesak keras Presiden Joko widodo untuk mengeluarkan Perpu KPK.

Aksi yang berlangsung selama 3 jam lebih ini menghasilkan kesepakatan dengan melakukan penandatanganan petisi diatas materai 6000.

Penandatanganan diatas materai itu agar supaya anggota DPRD dapat menyampaikan aspirasi massa aksi ke pusat, bukan cuman di dengar, ditanggapi dan tidak ditindak lanjuti.

Usai diterimah para wakil rakyat, Aliansi Mahasiswa Sidrap melakukan foto bareng dengan sejumlah personil Polres Sidrap.

“Kami sangat salut dengan aksi adik-adik mahasiswa kita yang penuh demokrasi menyampaikan aspirasinya. Inilah selalu kita harapkan bersama, mahasiswa selalu berdampingan dengan petugas kita dilapangan,”ungkap Kabag Ops Polres Sidrap Kompol Soma yang memimpin PAM Pelantikan anggota DPRD Sidrap, Senin (30/09/2019).

Kabag Ops menilai para aliansi mahasiswa Sidrap selalu menginginkan terciptanya kondisi yang kondusif. “Disinilah biasa kita khawatirkan jika ada agenda penting paripurna DPRD seperti pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan, ada aksi caos atau anarkis. Tetapi itu semua adik-adik mahasiswa kita betul-betul cinta damai dan berdemokrasi dengan baik,”imbuhnya.

Untuk itu, kata Kompol Soma, pihaknya selaku Pengayom dan Pelindung Masyarakat, akan selalu setia mendampingi mahasiswa jika ingin menyampaikan aspirasinya.

“Kami sangat percaya mahasiswa Sidrap tidak pernah ingin merusak nama baik daerahnya dan selalu ia jaga situasi yang selalu kondusif,”tandasnya. (H.Ady)