GOWA, UJUNGJARI.COM — Peringatan Hari Anak Nasional 2019 di Kabupaten Gowa yang dilaksanakan di halaman rumah jabatan Bupati Gowa, Kamis (19/9/2019) pagi diwarnai hiruk pikuk aksi anak-anak yang berasal dari berbagai sekolah tingkatan SD hingga SMP di Gowa.
Permainan tradisional pun menjadi ikon peringatan Hari Anak Nasional tahun ini. Permainan tradisional yabg ditampilkan adalah addende-dende, asing, lumpa’ gatta (lompat tali/karet), lompat bambu, congklang, bekel (kandasse) dan permainan rangking 1.
Permainan tradisional ini dipertontonkan untuk memperkenalkan kembali kepada anak-anak era kini sehingga tidak terlalu fokus pada smartphone yang merajai pola pikir anak di zaman now.
Di antara para anak yang hadir, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan meminta anak-anak untuk memiliki cita-cita yang tinggi, bahkan dirinya berharap bisa melanjutkan estafet kepemimpinan di Kabupaten Gowa.
“Semua anak harus memiliki cita-cita setinggi langit, karena anak-anak yang ada disini bisa jadi dia yang akan melanjutkan kepemimpinan kami di Kabupaten Gowa di masa yang akan datang,” kata Adnan.
Adnan juga menyampaikan, pihaknya akan terus berkomitmen meningkatkan sumber daya manusia di Kabupaten Gowa melalui program prioritasnya di bidang pendidikan.
Adnan pun berpesan kepada para anak agar selalu optimis dan selalu gembira serta belajar dengan sungguh-sungguh untuk meraih cita-citanya.
” Selamat memperingati hari anak nasional, pesan saya untuk anak-anakku pada saat bermain bermainlah dengan senang hati dan bergembira bersama kawan-kawan namun jangan lupa saat belajar, belajarlah dengan tekun dan sungguh-sungguh untuk dapat meraih cita-cita kalian,” kata bupati berusia 32 tahun ini.
Terpisah, Kadis Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Gowa Kawaidah berharap Setelah kegiatan ini, kedepannya semua pemenuhan hak anak dapat terwujud dan permainan tradisional dapat dilaksanakan kembali di masing-masing keluarga.
” Tentunya kami berharap diperingatan hari anak ini sesuai tema ‘Kita Anak Indonesia Kita Bergembira’, maka tidak ada lagi anak yang bersedih dan hak anak yang pertama bisa terpenuhi yaitu harus gembira,” kata Kawaidah.
Di sela peringatan hari anak ini, diserahkan kartu anak untuk anak disabilitas Kabupaten Gowa oleh Bupati Gowa.
Kegiatan ini turut dihadiri Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga, Kepala Kejaksaan Negeri Basjar Rifai, Sekkab Gowa Muchlis dan pimpinan SKPD lingkup Pemkab Gowa. (saribulan)