MAKASSAR, UJUNGJARI.COM — Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) Fakultas Sains dan Teknologi UIN Alauddin Makassar akan menggelar International Conference – Islamic and Sustainable Innovation of Urban and Regional Planning (ICoISI) pada 26 hingga 27 November 2019.
Kegiatan yang akan dilaksanakan di Hotel Swiss Belinn Panakkukang ini akan menghadirkan lima pembicara. Pembicara pertama yang sekaligus tampil sebagai keynote speaker adalah Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah. Tampil pula Rektor UIN Alauddin Makassar, Prof Hamdan Juhanis, Ph.D sebagai pembicara.
Selain dua pembicara dari Sulsel, panitia menghadirkan tiga guru besar dari tiga perguruam tinggi luar negeri. Mereka adalah Prof Ismail bin Said dari Univeritas Teknologi Malaysia, Prof Lisa Law dari James Cook University Australia dan Prof Kosuke Matsubara dari Tsukuba University Japan.
Ketua Jurusan Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi UIN Alauddin Makassar, Dr Muhammad Anshar (Ketua Jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota UIN Alauddin dalam rilisnya, Selasa (27/8/2019) mengatakan, ada beberapa tujuan kegiatan ini.
Yang pertama, kata Anshar, adalah untuk
mendorong dan mewadahi tumbuhnya berbagai inovasi dan ide kreatif dalam penyelesaian masalah di bidang perencanaan dan pengembangan wilayah dan kota.
Tujuan kedua, lanjut Anshar, yaitu menumbuhkembangkan semangat pembengunan berkelanjutan bagi para pemangku kepentingan terutama pada akademisi dan para penentu kebijakan.
“Tujuan ketiga adalah menciptakan kondisi ilmiah dalam internal institusi sehingga pola pikir logik-edukatif-kreatif dapat lebih berkembang,” jelas jebolan program doktor Unhas ini.
Mengenai peserta, Anshar mengaku kegiatan ini akan diikuti seluruh pemangku kepentingan pada lapisan masyarakat, terutama para civitas akademik dari berbagai negara, terutama di wilayah Asia, Pemerintah Republik Indonesia, khususnya Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan hingga ke level kecamatan di seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Selatan, serta pengelola pembangunan seperti birokrat, legislator, konsultan, kontraktor, urban planner dan masyarakat umum lainnya.
“Peserta kegiatan ditargetkan sejumlah 200 orang. Informasi lebih lanjut untuk kegiatan ini bisa mengirim pertanyaan ke email icoisi@uin-alauddin.ac.id,” katanya.
Sebelum kegiatan, panitia telah membuka pendaftaran abstrak. Pengajuan abstrak dimulai 15 Agustus hingga 15 September 2019. Persetujuan abstrak dilakukan 20 September. Setelah itu pada 21 September hingga 3 Oktober memasukan seluruh materi paper dan persetujuan paper dilakukan 31 Oktober. Batas registrasi pada 10 November. (rls)